(Taiwan, ROC) - Pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sebanyak NT$196,5 miliar pada tahun depan, lebih tinggi NT$7,7 miliar dari tahun ini. Hal ini mencerminkan penekanan dan tekad pemerintah untuk terus bekerja keras dalam membangun Taiwan menjadi pemimpin global dalam bidang iptek.
Demikian ditegaskan oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德) saat menyampaikan sambutan pada Konferensi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional Yuan Eksekutif ke-12 yang digelar di Taipei pada hari Senin.
Turut hadir dalam konferensi ilmiah empat tahun sekali itu mencakup sejumlah pejabat tingkat menteri terkait, pakar dan pemimpin industri seperti Presiden dan CEO Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) C.C. Wei (魏哲家).
Presiden Lai mengutarakan, pada Konferensi Iptek Nasional 4 tahun yang lalu, dicapai kesepakatan untuk mempromosikan program inovasi industri “5 tambah 2”, yang menjadi inti penggerak generasi industri Taiwan berikutnya; juga disetujui untuk mendorong enam inti rencana industri strategis dalam upaya mewujudkan visi 2030 yaitu inovasi, inklusivitas, dan keberlanjutan.
Saat ini, lanjut Lai, menghadapi pesatnya peningkatan kecerdasan buatan, transformasi digital net-zero, dan berbagai tantangan perubahan geopolitik, Taiwan tidak hanya harus terus membangun landasan yang kuat untuk program inovasi industri “5 tambah 2” dan pengembangan enam industri strategis inti, namun juga harus merespons tantangan-tantangan baru yang mencakup perubahan geopolitik dengan mengembangkan lima sektor perindustrian, yakni semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), industri militer, kontrol keamanan, dan telekomunikasi generasi mendatang.
Untuk mendukung manca pengembangan tersebut, pemerintah akan meningkatkan aggaran iptek untuk tahun fiskal depan. Presiden Lai mengatakan, “Saya ingat ketika saya menjabat sebagai Perdana Menteri, anggaran iptek untuk pertama kalinya melebihi NT$100 miliar. Tahun depan, anggaran iptek adalah NT$196,5 miliar, meningkat NT$7,7 miliar dari tahun ini. Ini mencerminkan bahwa pemerintah sangat mengutamakan pengembangan iptek. Kita harus terus bekerja keras, membangun Taiwan menjadi negara terdepan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi global.”
Lai juga berharap Konferensi Iptek Nasional kali ini bisa menjadi platform bagi semua pihak untuk terintegrasi dalam jalan membangun Taiwan menjadi pemimpin global iptek.