(Taiwan, ROC) —- Pakar klimatologi di Taiwan, Lin Te-en (林得恩) mengingatkan bahwa udara dingin baru akan dimulai.
Gelombang dingin berikutnya diperkirakan akan berdampak dari Rabu (18/12) hingga Sabtu pekan depan (26/12), dengan intensitas terkuat di antara ketiga gelombang tersebut, dan berpotensi mencapai level gelombang dingin ekstrem.
Lin Te-en melalui halaman Facebooknya menyebutkan, meski massa udara dingin dari belahan utara bumi baru mulai melemah dan menjauh hari ini (16/12), tetapi hal ini secara resmi menandai dimulainya musim dingin.
Peluang datangnya gelombang udara dingin berturut-turut minggu ini meningkat secara signifikan. Suhu pada periode ini akan berada di bawah rata-rata klimatologis, sehingga akan terasa sangat dingin.
Lin Te-en mengatakan, gelombang pertama dimulai Selasa malam (17/12), udara dingin mulai bergerak ke selatan, dengan periode terdingin akan terjadi pada Rabu malam (18/12) hingga Kamis dini hari (19/12), dengan perkiraan intensitas setara massa udara dingin kontinental.
Lin Te-en menyatakan, gelombang dingin lainnya akan langsung mengambil alih pada hari Sabtu (21/12) dan mulai bergerak ke selatan, dengan periode terdingin akan terjadi pada Minggu malam (22/12) hingga Senin dini hari minggu depan (23/12), dengan perkiraan intensitas antara massa udara dingin kontinental kuat hingga massa udara dingin kontinental.
Lin Te-en mengingatkan seluruh warga untuk senantiasa menjaga kehangatan tubuh di tengah terpaan massa hawa dingin.