(Taiwan, ROC) --- Akibat pengaruh massa udara dingin dari belahan utara bumi, membuat suhu di berbagai wilayah Taiwan mengalami penurunan suhu signifikan. Gelombang udara dingin yang datang pada Sabtu kemarin (14/12), disebut-sebut sebagai yang terkuat sejak awal musim dingin tahun ini.
Kota New Taipei berpotensi mengalami suhu sekitar 10C atau lebih rendah, sementara Kabupaten Hsinchu dan Miaoli kemungkinan akan mencapai suhu hingga 10C. Menghadapi suhu serendah ini, menjaga kehangatan tubuh menjadi sangat penting, tidak hanya dalam berpakaian saat keluar rumah, tapi juga saat tidur.
Terkait hal ini, seorang pakar tidur Jepang memberikan panduan cara yang tepat dalam menata urutan selimut dan bed cover agar memberikan efek menghangatkan yang optimal.
Program televisi Jepang mengundang pakar, Hirano Mari, untuk mengajarkan cara yang benar dalam menggunakan selimut. Menurutnya, penting untuk mengenali bahan selimut terlebih dahulu.
圖:PEXELS
Selimut berbahan bulu angsa umumnya ringan dan hangat, sedangkan selimut wol memiliki daya serap kelembaban tinggi dan mampu menjaga suhu.
Selain itu, selimut polyester hangat dan tahan lama, dan selimut katun memiliki berat sedang dengan daya serap kelembaban yang baik.
Karena selimut bulu angsa dan selimut wol memiliki efek penghangat yang lebih baik, maka Hirano menyarankan untuk meletakkan selimut tebal di bawah dan selimut tipis (bed cover) di atasnya.
Dan untuk selimut katun yang memiliki efek penghangat yang relatif lebih rendah, sebaiknya selimut tipis diletakkan di antara tubuh dengan selimut katun untuk mencegah kelembaban tubuh diserap oleh selimut katun, sehingga suhu tubuh tetap terjaga.
Sementara untuk selimut polyester yang memiliki daya serap kelembaban rendah dan mudah terasa lengket saat berkeringat, maka disarankan untuk meletakkan selimut tipis terlebih dahulu dapat memberikan efek menghangatkan yang lebih baik.