History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Waspada Masalah Kulit di Musim Gugur dan Dingin! Gatal dan Eksim Sering Kambuh, Ahli Pengobatan Tradisional Tiongkok Ajarkan Cara Perawatan yang Tepat

  • 14 December, 2024
  • 尤繼富
Waspada Masalah Kulit di Musim Gugur dan Dingin! Gatal dan Eksim Sering Kambuh, Ahli Pengobatan Tradisional Tiongkok Ajarkan Cara Perawatan yang Tepat
Waspada Masalah Kulit di Musim Gugur dan Dingin! Gatal dan Eksim Sering Kambuh, Ahli Pengobatan Tradisional Tiongkok Ajarkan Cara Perawatan yang Tepat 圖: PEXELS

(Taiwan, ROC) --- Saat cuaca berubah menjadi dingin dan lembap di musim gugur atau dingin, kulit mulai memberikan sinyal peringatan. Masalah kulit seperti psoriasis, kulit kering dan gatal, dermatitis atopik, eksim, dan dishidrosis mudah kambuh.

Udara dingin menyebabkan pori-pori menyempit, membuat keringat sulit keluar, dan kulit menjadi lebih mudah kering dan gatal.

Jika ditambah dengan stres tinggi, pola makan tidak teratur, dan jadwal tidur yang tidak teratur, maka penyakit kulit sangat mungkin kambuh kembali.

濕疹|相關文章|元氣網

Udara dingin menyebabkan pori-pori menyempit, membuat keringat sulit keluar, dan kulit menjadi lebih mudah kering dan gatal. 圖: PEXELS

Psoriasis dan Eksim Mudah Kambuh di Musim Gugur dan Dingin! Pakar Medis Tradisional Tionghoa: Ungkap Masalah Kulit Umum di Musim Gugur dan Dingin

Kepala Rumah Sakit Sheng Yuan Zhong, Dokter Zheng Ai-lian (鄭愛蓮), menganalisis bahwa banyak masalah kulit muncul di musim gugur dan dingin, di antaranya:

1. Psoriasis

Gangguan ini sering muncul saat musim dingin, meskipun dapat membaik dengan paparan sinar matahari di musim panas, tetapi karena penderita psoriasis memiliki energi hati dan ginjal yang lemah, yang menyebabkan penurunan kekebalan tubuh. Cuaca dingin dan kering menjadi menyebabkan kulit mudah memerah, bengkak, gatal dan bersisik.

2. Eksim

Eksim dan dishidrosis sering terjadi karena kelembaban berlebih dalam tubuh dan metabolisme yang buruk. Dishidrosis biasanya muncul di jari tangan dan kaki atau di kedua sisi. Sedangkan, eksim dapat muncul di seluruh tubuh, menyebabkan kulit mengelupas dan pecah-pecah.

3. Dermatitis atopik

Penyakit ini mirip dengan eksim, sering muncul di sendi ekstremitas seperti sisi dalam siku dan lipatan lutut. Penderita biasanya akan menggaruk sampai kulit menjadi kasar, mengelupas dan pecah-pecah, dengan gejala yang bervariasi tergantung konstitusi tubuh.

Dokter Zheng Ai-lian mengingatkan bahwa eksim dan dishidrosis sering terjadi saat pergantian musim semi dan musim panas, tetapi ini tidak berarti akan membaik di musim gugur dan dingin.

Jika menghadapi cuaca dingin dan lembap, kelembaban dalam tubuh sulit dimetabolisme, atau ada perubahan besar dalam kehidupan seperti pekerjaan baru, perubahan jam kerja dan pengaruh stres, ditambah dengan pola makan yang tidak terkontrol, seperti mengonsumsi kepiting musim gugur dan udang berlebihan, kondisi ini juga bisa kambuh.

Perlu diperhatikan bahwa kulit kering dan gatal pada lansia juga umum terjadi di musim gugur dan dingin, terutama pada pria dan wanita yang mengalami menopause, karena kekurangan hormon dalam tubuh menyebabkan kulit kering dan gatal terus-menerus.

Dokter Zheng Ai-lian pernah merawat seorang wanita tua berusia 70-an, dengan postur tubuh kecil dan kurus, yang kulitnya mengelupas saat digaruk karena gatal.

Setelah ditanya, ternyata sang nenek ternyata hanya makan sayuran rebus dan dada ayam, menghindari semua lemak karena takut akan tekanan darah tinggi, kolesterol, dan gula darah tinggi.

Oleh karena itu, selain menyarankan nenek tersebut menggunakan losion pelembab, dia juga disarankan untuk mengonsumsi makanan seperti perut ikan bandeng goreng, nasi dengan minyak, kaki ayam, kulit ayam atau kulit babi dalam jumlah yang sesuai. Dengan penyesuaian internal dan eksternal secara bersamaan, ini membantu kulit memproduksi minyak alami.

熟齡來閱讀

Udara dingin menyebabkan pori-pori menyempit, membuat keringat sulit keluar, dan kulit menjadi lebih mudah kering dan gatal. 圖: PEXELS

Mandi Air Panas di Musim Dingin Terasa Nyaman? Hati-hati Kehilangan Minyak Alami Kulit Jika Terlalu Lama

Dokter Zheng Ai-lian menemukan beberapa kesalahpahaman di antara pasien dengan masalah kulit di kliniknya. Seorang siswa SMP dengan riwayat eksim selama bertahun-tahun menghabiskan waktu 1 jam untuk mandi di musim dingin, yang justru menyebabkan hilangnya minyak alami kulit, memperparah kekeringan dan gatal pada kulitnya.

Menanggapi hal ini, Dokter Zheng Ai-lian menjelaskan bahwa meskipun mandi air panas di musim dingin terasa nyaman, tetapi pasien dengan masalah kulit seperti eksim harus memperhatikan suhu air agar tidak terlalu panas dan durasi mandi yang tidak terlalu lama.

Saat membersihkan diri, gunakan sabun yang sesuai dengan kondisi kulit, dan pastikan kulit tidak terasa kencang setelah mandi.

Berendam di pemandian air panas tidak disarankan saat sedang mengalami serangan penyakit kulit.

Selain itu, pakaian dalam sebaiknya dipilih dari bahan katun yang nyaman di kulit, dengan sweater sebagai lapisan luar. Untuk pelembab, pilih produk dengan sedikit pewangi, dan ketika kulit sangat kering, dapat menggunakan krim yang mengandung lanolin untuk melembapkan.

Komentar

Terbarumore