(Taiwan, ROC) --- Cuaca di seluruh Taiwan akan berubah drastis. Gelombang hawa super dingin dari belahan utara bumi akan bergerak ke selatan dan mendekati kawasan Taiwan secara perlahan.
Suhu diperkirakan akan turun di bawah 10C, bahkan suhu yang terasa di badan mungkin akan menyentuh level 6C. Kondisi dingin ini diprediksi akan bertahan selama 3 hari.
Menanggapi hal tersebut, pakar klimatologi di Taiwan, Lin Te-en (林得恩) menyatakan bahwa karena efek angin dingin, suhu yang terasa akan turun 1 hingga 3 derajat lagi, membuat udara terasa lebih dingin.
Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menjelaskan bahwa puncak hawa dingin akan terasa semenjak Sabtu hingga Senin depan. Ahli klimatologi, Wu Der-romg (吳德榮), menunjukkan bahwa berdasarkan simulasi model cuaca terbaru, udara dingin kuat akan bergerak ke selatan mulai besok sore (13/12), dengan suhu menurun dan semakin dingin menjelang malam.
Wu Der-romg lebih lanjut menyatakan bahwa berdasarkan simulasi model cuaca terbaru dari berbagai negara, gelombang udara dingin kali ini adalah yang terkuat sejak awal musim dingin.
Dari Sabtu (14/12) hingga Senin pagi (16/12), suhu minimum di beberapa dataran rendah akan turun di bawah 10C.
Selain itu, Lin Te-en, Doktor Ilmu Atmosfer dari Universitas Nasional Taiwan, menganalisis bahwa karena pengaruh efek angin dingin, maka suhu yang terasa di badan akan turun 1 hingga 3 derajat lagi, membuat udara terasa lebih dingin, sehingga sangat penting untuk menjaga kehangatan tubuh.