(Taiwan, ROC) -- Taiwan Foundation of Democracy mengelar Penghargaan untuk Demokrasi dan Kemanusiaan Asia (Asia Democracy and Human Award) yang tahun ini telah memasuki periode ke-19, penyerahan penghargaan berlangsung hari ini (10/12), Presiden Lai Ching-te hadir dan memberikan penghargaan kepada Odhikar, organisasi hak asasi manusia di Bangladesh. Presiden Lai Ching-te menyampaikan, untuk membela dan mempertahankan demokrasi perlu untuk menghimpun kekuatan dari setiap manusia, berharap dunia ini akan semakin banyak organisasi-organisasi masyarakat seperti “Odhikar”, agar kebebasan dan hak asasi manusia dapat semakin diperkuat, juga diyakini keberanian dari organisasi ini juga akan sejalan dengan Taiwan.
Odhikar yang didirikan pada tahun 1994, hingga sekarang telah membina lebih dari 400 kader HAM, dan sejak tahun 1996 memeberikan laporan tahunan, memantau ketransparanan dari HAM serta mengungkapkan kasus-kasus terkait di Bangladesh.
Presiden Lai Ching-te dalam pidatonya menyampaikan, Taiwan Foundation of Democracy menengakkan HAM Taiwan, sejak 2006 mulai mengerakkan “Penghargaan untuk Demokrasi dan Kemanusiaan Asia” Di bawah kepemimpinan ketua dan CEO berturut-turut, penghargaan ini kini telah menjadi penghargaan tertinggi di Asia. Di masa depan, di bawah kepemimpinan Ketua Yuan Legislatif Han Guo-yu, Taiwan dapat terus memperdalam hubungan antara Taiwan dan dunia demokrasi dan membela hak asasi manusia di Asia.