History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tertipu Hingga Ludes NT$12 Juta, Ibu dan Anak Mengakhiri Hidup, Sempat Melapor ke Kantor Polisi, Staf yang Menangani Malah Mengejek

  • 10 December, 2024
  • 尤繼富
Tertipu Hingga Ludes NT$12 Juta, Ibu dan Anak Mengakhiri Hidup, Sempat Melapor ke Kantor Polisi, Staf yang Menangani Malah Mengejek
Tertipu Hingga Ludes NT$12 Juta, Ibu dan Anak Mengakhiri Hidup, Korban Sempat Melapor ke Kantor Polisi, Staf yang Menangani Malah Terkesan Mengejek

(Taiwan, ROC) --- Minggu kemarin (8/12) sekitar pukul 13:00, kawasan Neihu di Kota Taipei dikejutkan dengan kasus kematian ibu dan anak. Menurut penyelidikan polisi, ibu bermarga Ning (甯姓) berusia sekitar 54 tahun yang memiliki toko sarapan tersebut, dan putrinya bermarga Tseng (曾姓) berusia 28 tahun yang bekerja sebagai akuntan, diduga mengakhiri hidup mereka setelah menjadi korban penipuan yang menghabiskan tabungan puluhan juta NT$ mereka.

Bahkan rumah mereka dijadikan sebagai jaminan pinjaman kedua, membuat hidup keduanya menjadi sangat sulit.

Ketika mereka melaporkan kasus ini ke kantor polisi untuk meminta bantuan, polisi justru merespon dengan mengatakan "Kasus seperti ini sudah sering diberitakan di media, kenapa masih bisa tertipu juga?"

Keluarga korban menganggap pernyataan ini sebagai "ejekan" terhadap korban. Yang lebih mengejutkan, ketika ibu dan anak mengungkapkan bahwa mereka merasa lelah secara fisik dan mental serta tidak sanggup melanjutkan hidup, petugas polisi justru tersenyum-senyum dan bersikap tidak serius. Terkait hal ini, kantor polisi setempat akan memberikan sanksi kepada petugas yang bersangkutan.

Insiden nahas ini terjadi pada Minggu (8/12) sekitar pukul 13:00. Ketika polisi dan tim penyelamat tiba di lokasi, keduanya sudah tidak bernyawa. Pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada keterlibatan pihak luar, dan ditemukan surat wasiat di lokasi.

Penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa ibu dan anak tersebut diduga menjadi korban penipuan investasi palsu yang mengakibatkan hilangnya uang hasil jerih payah mereka sebesar NT$12 juta, yang kemudian membuat mereka putus asa dan memilih mengakhiri hidup.

Keluarga korban merasa tidak terima karena meskipun telah melaporkan kasus ini ke polisi, tetapi petugas polisi tidak menunjukkan empati dan malah mengejek korban.

Keluarga melaporkan bahwa petugas polisi bermarga Liu (劉姓) yang menangani laporan bersangkutan, ketika berhadapan dengan ibu dan anak yang tengah depresi dengan mengatakan "Kenapa kamu masih hidup?".

Lontaran perkataan yang diucapkan Liu dianggap sangat tidak menghormati. Selama memproses kasus pelaporan korban, Liu juga sering sambil tersenyum-senyum.

Kantor Polisi Distrik Neihu menanggapi bahwa Liu (usia 31 tahun) menerima laporan kasus penipuan Ning pada Rabu pekan kemarin (4/12). Dan setelah menyelesaikan pencatatan pertama, Liu kemudian menelepon pelapor pada Jumat pagi (6/12) untuk membuat pencatatan kedua dan mengklarifikasi beberapa detail.

Namun selama percakapan, petugas tersebut diduga kurang berempati dan mengucapkan kata-kata yang terkesan mengejek korban.

Kantor Polisi Distrik Neihu mengadakan rapat evaluasi kinerja dan memutuskan untuk memberikan sanksi berat kepada Liu dan memindahkannya ke unit cadangan.

Selain itu, Kepala Pos Polisi yang menaungi Liu juga akan menerima sanksi karena kurangnya pengawasan.

Apalah perkataan Liu tersebut telah melanggar hukum pidana? Menanggapi hal tersebut, Kantor Polisi Distrik Neihu juga akan secara proaktif meminta Kejaksaan Distrik Shilin untuk menggelar penyelidikan.

Komentar

Terbarumore