History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jumlah Wisatawan ke Taiwan Tahun Ini Melebihi 7 Juta, Wisatawan Jepang Terbanyak

  • 06 December, 2024
  • 陳柏萇
Jumlah Wisatawan ke Taiwan Tahun Ini Melebihi 7 Juta, Wisatawan Jepang Terbanyak
Jumlah Wisatawan ke Taiwan Tahun Ini Melebihi 7 Juta, Wisatawan Jepang Terbanyak

(Taiwan, ROC) -- Direktorat Jenderal Pariwisata pada hari ini (6/12) mengumumkan data terbaru, yang menyatakan jika jumlah wisatawan yang datang ke Taiwan hingga tanggal 3 Desember tahun ini telah melampaui 7 juta orang dan terus bertambah. Di antara para wisatawan, Jepang kembali menjadi pasar sumber wisatawan terbesar, dengan sekitar 1,18 juta pengunjung.

Ditjen Pariwisata menyampaikan bahwa jumlah wisatawan ke Taiwan tahun 2024 telah melampaui total tahun lalu sebanyak 6,49 juta orang sejak 12 November. Hingga 3 Desember, jumlah wisatawan sudah melampaui 7 juta orang. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu sekitar 5,7 juta pengunjung, jumlah wisatawan di bulan Desember diperkirakan akan terus bertumbuh. Ditjen Pariwisata bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota serta asosiasi industri pariwisata untuk terus menarik wisatawan internasional.

Berdasarkan analisis Ditjen Pariwisata terhadap wisatawan dari berbagai negara, Jepang kembali menjadi pasar sumber wisatawan terbesar dengan sekitar 1,18 juta pengunjung. Pasar Hong Kong dan Makau berada di posisi kedua dengan sekitar 1,16 juta pengunjung, diikuti oleh Korea Selatan dengan hampir 900 ribu pengunjung.

Namun, karena wisatawan asal Tiongkok belum diizinkan datang, ditambah dengan dampak gempa bumi di Hualien, target kunjungan wisatawan tahun ini diturunkan menjadi 10 juta orang. Sementara itu, target untuk tahun depan tetap sama dengan tahun ini.

Ditjen Pariwisata menyebutkan, tahun ini mereka menekankan strategi promosi internasional dengan membuka pusat layanan wisata di luar negeri. Sejauh ini, pusat layanan wisata telah didirikan di Jakarta (Indonesia), Mumbai (India), Paris (Prancis), dan Vancouver (Kanada). Pusat serupa akan dibuka di Manila (Filipina) pada 20 Desember, dengan rencana pembukaan pusat layanan wisata di Seattle (AS) dan Sydney (Australia) tahun depan untuk memperluas layanan dan menjangkau pasar wisata baru.

Taiwan juga meraih penghargaan sebagai destinasi wisata non-OIC (Non-Organization of Islamic Cooperation) global terbaik ketiga, menempati peringkat pertama di Asia untuk indeks wisata LGBTQ+, serta memenangkan penghargaan "Destinasi Wisata Santai Terbaik di Asia" dalam Leisure Lifestyle Awards ke-12 tahun 2024 oleh Global Traveler, majalah perjalanan bisnis ternama asal Amerika Serikat.

Komentar

Terbarumore