(Taiwan, ROC) --- Ketua Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC), Chiu Chui-cheng (邱垂正), menyatakan kekecewaannya atas keresahan sosial yang ditimbulkan oleh kunjungan rombongan mahasiswa Tiongkok yang difasilitasi Yayasan Ma Ying-jeou.
Dalam wawancara di Komite Urusan Dalam Negeri Yuan Legislatif hari ini (4/12), Chiu Chui-chen menegaskan bahwa rombongan yang dibawa Ma Ying-jeou ini kemungkinan melanggar peraturan izin kunjungan warga Tiongkok ke Taiwan. Instansi pemerintah terkait akan memberikan sanksi administratif sesuai mekanisme yang berlaku.
Chiu Chui-chen menjelaskan bahwa pemerintah mendorong pertukaran lintas selat yang sehat dan setara berdasarkan martabat bersama. Sayangnya, rombongan mahasiswa ini diduga telah melanggar ketentuan yang ada dan Yayasan Ma Ying-jeou tidak mematuhi pernyataan tertulis yang mereka sampaikan sebelum kunjungan.
"Kami akan mengumpulkan instansi terkait untuk memproses informasi yang kami kumpulkan sesuai dengan prosedur administratif dan peraturan perizinan yang berlaku," ujar Chiu Chui-chen.
Mengenai kunjungan diplomatik Presiden Lai Ching-te (賴清德) dan kabar Tiongkok akan menggelar latihan militer akhir pekan ini, Chiu Chui-chen u menyatakan bahwa kunjungan Presiden Lai merupakan kerja diplomatik yang didukung rakyat Taiwan.
Namun Tiongkok justru mengancam Taiwan dengan kekuatan militer. Hal ini tidak hanya ditentang seluruh warga Taiwan, tetapi juga semakin menjauhkan hubungan kedua pihak. Chiu Chui-chen juga menghimbau masyarakat internasional untuk serius menanggapi latihan militer dan intimidasi berkelanjutan Tiongkok terhadap Taiwan.