(Taiwan, ROC) – Unit Medis Militer dari Kementerian Pertahanan Nasional (MND) akan berpartisipasi dalam “2024 Taiwan Healthcare+ Expo” yang diselenggarakan oleh Institut Bioteknologi dan Industri Medis (IBMI) pada tanggal 5 mendatang. MND (3/12) menyampaikan, bahwa konten dalam pameran ini antara lain “perawatan orang yang cedera parah karena tembakan musuh”, “kacamata pintar AI untuk persiapan obat kemoterapi”, “drone penyelamat taktis dan bencana”, serta teknologi sains dan medis lain yang dapat membuat masyarakat memahami perkembangan terbaru dari pengobatan militer nasional.
Menanggapi kebijakan medis dan terkait perang internasional, Unit Medis Militer dari MND akan memimpin unit-unit terafiliasi untuk berpartisipasi dalam “2024 Taiwan Healthcare+ Expo” yang diselenggarakan oleh Institut Bioteknologi dan Industri Medis (IBMI), bertempat di Nangang Exhibition Hall pada 5 Desember. MND menyampaikan, bahwa 14 unit, termasuk Pusat Medis MND, berbagai rumah sakit tentara nasional, dan kantor suplai medis tentara nasional akan berpartisipasi dalam pameran tersebut, memperlihatkan berbagai karakteristik medis tentara nasional.
MND menyampaikan, bahwa fitur utama dalam pameran ini ada 3, yaitu “pembelajaran medis militer”, “teknologi tinggi”, dan “perawatan medis yang inovatif” yang dipresentasikan dalam bentuk “display poster dengan ciri khas”, “display video”, “objek fisik”, “pengalaman praktek”, dan “pidato bertema”. Kontennya termasuk “perawatan orang yang cedera parah karena tembakan musuh”, “pelatihan psikologi penerbangan”, “drone penyelamat taktis dan bencana”, dll.
Salah satunya adalah “drone penyelamat” yang dikembangkan oleh RSU Tentara Nasional Hualien, setelah mempelajari pengalaman penyelamatan gempa Hualien 3 April dan kecelakaan kereta api yang tergelincir baru-baru ini. Kepala Divisi Perencanaan Layanan Medis dari Biro Medis Militer, Wu Yu-quan (吳育全) mengatakan, “RSU Tentara Nasional Hualien sebelumnya telah menggunakannya (drone) saat bencana gempa, termasuk saat insiden kereta, juga ada drone yang dikirim untuk pengintaian, termasuk identifikasi orang dengan AI, lokasi geografis, serta fenomena alam, ini sudah terhitung teknologi penyelamatan yang sangat terampil.”
MND menyampaikan, pihaknya berharap dapat menggunakan semangat “memperkuat militer untuk negeri, pelopor pengobatan cerdas”, memperlihatkan efektivitas perawatan medis tentara nasional yang pintar, membuat kelompok profesional dari dalam dan luar negeri, serta masyarakat memiliki pemahaman mendalam terkait perkembangan terbaru dari pencegahan epidemi, perawatan medis khusus, serta penelitian bioteknologi dan perkembangan sistem medis tentara nasional.