(Taiwan, ROC) --- Artis Mickey Huang dituntut melanggar Undang-Undang Pencegahan Eksploitasi Seksual Anak dan Remaja karena kepemilikan konten eksploitasi seksual anak di bawah umur.
Pengadilan Distrik Taipei menjatuhkan vonis 8 bulan penjara pada persidangan tingkat pertama. Putusan pengadilan menyebutkan bahwa Mickey Huang membeli 2.259 konten ilegal, yang meningkatkan risiko eksploitasi seksual terhadap anak dan remaja, menjadi alasan vonis yang berat.
Sejak 12 Februari 2014, Mickey Huang mendaftar sebagai anggota situs terlarang, "Chuangyi Sifang" (創意私房) dan secara bertahap membeli konten eksploitasi seksual anak yang dijual di situs tersebut.
Dia mengunduh konten tersebut ke komputer pribadinya, dan terhitung sejak 17 Februari 2023, dia terus menyimpan konten-konten tersebut di dalam hard drive yang kemudian disita.
Putusan menyebutkan bahwa Mickey Huang bergabung dengan forum dewasa terlarang, "Chuangyi Sifang", untuk kepentingan pribadi dan membeli 2.259 konten eksploitasi seksual yang melibatkan 35 anak dan remaja. Jumlah ini dinilai tidak sedikit dan tindakannya meningkatkan risiko eksploitasi seksual terhadap anak dan remaja.
Berdasarkan putusan pengadilan, Mickey Huang tidak mencapai kesepakatan mediasi dengan korban dan pelapor. Setelah mempertimbangkan semua faktor termasuk pendapat jaksa penuntut umum dan pengacara pembela mengenai hukuman yang sesuai, pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman 8 bulan penjara dan denda NT$100.000.