History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jangan Pelit Pakai Pemanas! WHO Peringatkan: Suhu Ruangan di Bawah 18°C Berisiko Sebabkan Stroke

  • 02 December, 2024
  • 尤繼富
Jangan Pelit Pakai Pemanas! WHO Peringatkan: Suhu Ruangan di Bawah 18°C Berisiko Sebabkan Stroke
圖/PEXELS

(Taiwan, ROC) --- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar suhu dalam ruangan dipertahankan di atas 18°C. Jika tidak, hal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan meningkatkan risiko terkena stroke.

Untuk mencegah hipotermia di musim dingin, berendam air panas atau menggunakan selimut elektrik merupakan langkah yang tepat. Menjaga kehangatan di sekitar leher sangat efektif karena area tersebut dilalui pembuluh darah besar.

Profesor Fumiaki Fujibe, mantan profesor kehormatan meteorologi di Tokyo Metropolitan University yang telah lama meneliti tentang hipotermia dan heat stroke, menyampaikan bahwa kasus kematian akibat hipotermia tidak hanya terjadi di lingkungan khusus seperti saat mendaki gunung atau di lokasi bencana. Bahkan di dalam rumah penduduk biasa pun bisa terjadi, terutama saat musim dingin.

Survei dari Japan Society for Emergency Medicine (Perhimpunan Dokter Gawat Darurat Jepang) menunjukkan bahwa 70% kasus hipotermia terjadi di dalam rumah penduduk biasa, dan 80% di antaranya menimpa lansia berusia di atas 65 tahun.  

Salah satu dokter unit gawat darurat di Jepang menjelaskan, ketika suhu inti tubuh turun di bawah 35°C, seseorang bisa mengalami kebingungan. Jika suhu turun ke 28°C -32°C, bisa menyebabkan hilang kesadaran, gangguan pernapasan, dan detak jantung melemah.

Pada suhu 28°C, kondisi ini bisa berakibat fatal. Terutama bagi lansia yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, bahkan risikonya jauh lebih tinggi.

WHO merekomendasikan agar suhu dalam ruangan dipertahankan di atas 18°C. Jika tidak, hal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan meningkatkan risiko terkena stroke. Untuk mencegah hipotermia di musim dingin, berendam air panas atau menggunakan selimut elektrik merupakan langkah yang tepat. Menjaga kehangatan di sekitar leher sangat efektif karena area tersebut dilalui pembuluh darah besar.

Komentar

Terbarumore