History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Nasi Kotak Termahal NT$24 Ribu! Pengemudi Kedapatan Sambil Setir Mobil Sambil Menyantap Nasi Kotak

  • 30 November, 2024
  • 尤繼富
Nasi Kotak Termahal NT$24 Ribu! Pengemudi Kedapatan Sambil Setir Mobil Sambil Menyantap Nasi Kotak
Nasi Kotak Termahal NT$24 Ribu! Pengemudi Kedapatan Sambil Setir Mobil Sambil Menyantap Nasi Kotak 圖: LINETODAY

(Taiwan, ROC) —- Polisi jalan tol unit 9 baru-baru ini menangkap pelanggaran mengemudi yang membahayakan di ruas jalan tol nasional nomor 3 jalur Qidu.

Berdasarkan potret yang terekam oleh kamera jalan tol, terlihat pengemudi tengah memegang sumpit di tangan kanan sambil makan, sedangkan tangan kiri memegang kotak bekal. Sang pengemudi hanya mengendalikan setir dengan lengannya. Matanya terfokus pada makanan, sama sekali mengabaikan kondisi jalan di depan.

Karena kendaraan tersebut diduga tidak dilengkapi fitur bantuan mengemudi, maka polisi menyatakan tindakan ini setara dengan "mengemudi dengan mata tertutup", yang sangat membahayakan keselamatan berkendara.

Menurut polisi jalan tol, tindakan pengemudi tersebut melanggar Pasal 43 Ayat 1 Butir 1 Undang-Undang Lalu Lintas tentang "mengemudi dengan cara berbahaya", dan akan dikenakan denda berkisar NT$6.000 hingga NT$24.000, serta pencabutan pelat nomor kendaraan selama 6 bulan.

Polisi mengingatkan bahwa perilaku mengemudi sambil tidak fokus seperti ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat menyebabkan kecelakaan serius yang mengancam keselamatan pengemudi sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Polisi jalan tol menekankan bahwa pengemudi harus memegang setir dengan kedua tangan dan mata fokus ke depan, selalu menjaga konsentrasi dan menghindari perilaku yang mengalihkan perhatian.

Sesuai Pasal 94 Peraturan Keselamatan Lalu Lintas Jalan, pengemudi harus menghindari tindakan yang mengganggu keselamatan berkendara, termasuk makan, mengoperasikan ponsel, atau aktivitas lain yang mengganggu mengemudi.

Polisi akan terus memperketat penegakan hukum berbasis teknologi dan tidak akan mentolerir perilaku mengemudi yang tidak fokus dan berbahaya.

Komentar

Terbarumore