(Taiwan, ROC) -- Kejaksaan Penghu pada bulan September tahun ini berhasil mengungkap kasus penyelundupan ganja terbesar melalui container. Dalam konferensi pers terkait program "Berantas Narkoba" dan kasus narkotika besar yang berlangsung pada 27 November, Perdana Menteri Taiwan Cho Jung-tai (卓榮泰) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada unit penegak hukum Penghu, termasuk kejaksaan, kepolisian, penyelidik, dan penjaga pantai,
Kejaksaan Tinggi Taiwan mengadakan konferensi pers di Biro Investigasi Kriminal (CIB) untuk mengumumkan hasil program "Berantas Narkoba" gelombang ke-11 tahun ini dan keberhasilan penanganan kasus narkotika besar. Kejaksaan Penghu yang dipimpin Kepala Kejaksaan Chen Chia-hsiu (陳佳秀) bersama tim anti-narkotika melaporkan kasus ini kepada PM Cho Jung-tai, Menteri Kehakiman Cheng Ming-chien (鄭銘謙), Jaksa Agung Kejaksaan Agung Xsing Tai-zhao, (邢泰釗), dan Kepala Kejaksaan Tinggi Taiwan Chang Tou-hui (張斗輝).
Kejaksaan Penghu menjelaskan bahwa pada 11 September, Kepala Jaksa Penghu Kuo Geng-cheng (郭耿誠) memimpin Tim Inspeksi Penghu dari Cabang Investigasi Direktorat Jenderal Penjaga Pantai, Stasiun Kerja Mobile Taiwan Tengah Biro Investigasi Kementerian Kehakiman (MJIB), serta Polsek Yancheng Kepolisian Kota Kaohsiung.
Operasi ini berhasil mengungkap kasus penyelundupan ganja pertama melalui kontainer di Pelabuhan Jianshan, Desa Huxi, Kabupaten Penghu. Kelompok penyelundup narkotika berencana menggunakan Penghu sebagai titik transit untuk mendistribusikan ganja ke pulau utama Taiwan. Sebanyak 687 kilogram ganja dengan berat kotor berhasil disita, menjadikannya kasus pengangkutan ganja terbesar tahun ini.
Setelah lebih dari dua bulan penyelidikan, kasus ini selesai pada 19 November. Delapan orang, termasuk tersangka utama bermarga Ke (柯), telah didakwa berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Bahaya Narkotika. Kejaksaan mengusulkan pengadilan untuk menjatuhkan hukuman berat kepada dua pelaku utama, Ke (柯) dan Chen (陳), yang menjadi otak jaringan penyelundupan, sebagai bentuk peringatan dan efek jera.
Kejaksaan Penghu menegaskan bahwa narkotika membawa dampak serius bagi kesehatan dan keamanan masyarakat. Mereka berkomitmen untuk terus mematuhi "Strategi Antinarkoba Generasi Baru" yang diumumkan oleh Yuan Eksekutif, serta bekerja sama dengan berbagai sistem penegakan hukum untuk memperkuat operasi antinarkoba, melacak asal-usul narkoba hingga ke akarnya, dan secara aktif mencegah kejahatan narkotika. Upaya ini bertujuan membangun kehidupan yang aman dan bahagia bagi masyarakat.