History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dampak Taifun Masih Terasa! Harga Buah di Taiwan Meningkat Drastis, Jenis Buah Ini Bahkan Sampai Langka

  • 29 November, 2024
  • 尤繼富
Dampak Taifun Masih Terasa! Harga Buah di Taiwan Meningkat Drastis, Jenis Buah Ini Bahkan Sampai Langka
Dampak Taifun Masih Terasa! Harga Buah di Taiwan Meningkat Drastis, Jenis Buah Ini Bahkan Sampai Langka 圖/YAHOO 台灣

(Taiwan, ROC) --- Akibat dampak beruntun dari taifun dan curah hujan tinggi, harga pepaya, pisang, jambu biji, dan lemon melonjak 2 hingga 3 kali lipat. Pepaya mengalami kelangkaan yang sangat parah, dengan harga rata-rata per kati mencapai NT$66.

Meskipun harga sudah melambung tinggi, tetapi papaya tetap sulit didapat. Pedagang pepaya bermarga Huang (黃姓) mengatakan hampir tidak ada stok untuk dijual setiap hari, pendapatan tahun ini menurun setidaknya 80% dibanding tahun lalu, situasi yang belum pernah terjadi dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir.

Perusahaan Pemasaran Produk Pertanian Kota Tainan melaporkan, sejak akhir Juli, rangkaian taifun dan hujan yang terus-menerus telah menyebabkan kerusakan parah pada lahan pepaya, pisang, dan lemon di daerah pegunungan Tainan serta wilayah Kaohsiung hingga Pingtung.

Hingga saat ini masih dalam masa transisi panen, hampir semua jenis buah mengalami kekurangan pasokan yang signifikan, terutama pepaya dan pisang.

Bahkan jeruk yang biasanya melimpah di akhir tahun, juga mengalami penurunan sekitar 20% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pada tanggal 26 November 2024, pasokan pepaya di pasar distribusi buah dan sayur Yujing hanya mencapai 3.744 kati, dengan harga rata-rata mencapai NT$66,1, sedangkan kualitas terbaik mencapai NT$78.

Pedagang grosir menjelaskan, tahun-tahun sebelumnya mereka bisa mendistribusikan hampir 10.000 kati per hari, sekarang hanya tersisa 500 kati, kurang dari 10% dari biasanya.

Harga rata-rata NT$66,1 juga hampir 3 kali lipat dari harga normal. Meskipun mahal, tetap sulit didapatkan meski memiliki uang, dan situasi ini telah berlangsung hampir 2 bulan.

Pedagang pepaya menjelaskan bahwa pendapatan bulan ini hanya sekitar 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Setiap hari setelah lewat siang, mereka bisa meninggalkan pasar buah untuk jalan-jalan karena sangat sepi. Diperkirakan butuh lebih dari satu bulan, yakni sekitar setelah Tahun Baru Imlek, baru akan ada pasokan yang stabil dan harga pepaya kemungkinan akan sedikit turun.

Pedagang pisang bermarga Liu (劉姓) mengatakan, saat ini pisang yang tersedia didominasi oleh jenis pisang kepok. Volume perdagangan di pasar distribusi buah dan sayur Yujing hanya mencapai 4.076 kati. Pasokannya terbatas, sehingga hanya bisa menyediakan untuk pelanggan tetap dan tidak bisa memasok dalam jumlah penuh. Di pasar eceran, harga pisang mencapai hampir NT$20 per buah.

Komentar

Terbarumore