History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Risih Lihatnya! Barang Bekas Menumpuk Hingga ke Pinggir Jalan Picu Konflik Antar Tetangga, Pemilik Rumah: Ini Barang Antik!

  • 27 November, 2024
  • 尤繼富
Risih Lihatnya! Barang Bekas Menumpuk Hingga ke Pinggir Jalan Picu Konflik Antar Tetangga, Pemilik Rumah: Ini Barang Antik!
Risih Lihatnya! Barang Bekas Menumpuk Hingga ke Pinggir Jalan Picu Konflik Antar Tetangga, Pemilik Rumah: Ini Barang Antik! 圖/YAHOOTAIWAN

(Taiwan, ROC) --- Sebuah rumah di Kota Pingtung menjadi sorotan karena barang-barang daur ulang yang menumpuk di dalam dan luar rumah, termasuk di area luar rumah. Tetangga menyebut rumah ini sebagai "rumah sampah". Meski warga sekitar telah berulang kali melaporkan kekhawatiran mereka terkait keselamatan umum, tetapi kondisinya tak kunjung membaik.

Penghuni wanita rumah tersebut mengklaim bahwa barang-barang di area luar tersebut adalah untuk keperluan bisnis dan menegaskan beberapa barang di dalam rumahnya adalah barang berkualitas.

Karena tumpukan barang daur ulang yang melewati garis putih di jalan dan mengabaikan peringatan, polisi akhirnya mengeluarkan surat peringatan.

Biro Lingkungan Hidup juga menyatakan akan memberikan denda dan melakukan pembersihan paksa jika situasi tidak diperbaiki.

Menurut laporan yang ada, rumah itu menyisakan lorong kecil di antara tumpukan barang, membuat tetangga yang awalnya mengeluh kini hanya bisa pasrah.

獨家/誇張回收物堆到馬路邊惹鄰怨屋主:有些是精品

Foto di atas memperlihatkan kondisi rumah sebelum (kanan) dan sesudah (kiri), yang saat ini terlihat sangat berantakan hingga ke area luar rumah. 圖: 東森新聞

Seorang tetangga berkomentar, "Orang-orang sudah menyuruhnya membereskan, tapi dia tetap begitu. Dia sedang menjalankan bisnis daur ulang, ya sudah kita terbiasa saja."

Di rumah yang dilaporkan tersebut, sebuah lemari besar diletakkan di area luar dengan berbagai barang berserakan di sekelilingnya. Di sisi kiri ada kursi kantor yang hampir mencapai jalan, dan di depan pintu terdapat motor dengan gerobak yang juga penuh dengan barang.

Mengapa pemilik rumah menumpuk barang seperti ini? Dan apa maksud papan pengumuman di depan pintu yang bertuliskan "Sedang dibersihkan, dilarang membuang sampah"?

Nona Tsai (蔡小姐), pemilik rumah, menjelaskan, "Karena saya punya banyak barang di sini, orang-orang menganggap ini tempat daur ulang. Saya sudah bilang pada mereka untuk berhenti membuang barang di sini. Rak-rak besi ini dari bisnis saya dulu - ini bukan barang daur ulang."

Dia berulang kali menjelaskan bahwa barang-barang yang memenuhi area luar rumah bukanlah sampah. Dia bahkan lebih protektif terhadap barang-barang di dalam rumahnya yang hanya menyisakan jalan setapak sempit.

Tak lama setelah kunjungan pertama, polisi kembali dan mengeluarkan surat peringatan, meminta perbaikan. Biro Lingkungan Hidup Kabupaten Pingtung memperingatkan jika situasi tidak diperbaiki, akan dikenakan denda antara NT$1.000 hingga NT$6.000, dan akan dilakukan pembersihan paksa.

Komentar

Terbarumore