(Taiwan, ROC) – Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) Taiwan pada pagi hari ini (21/11) mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk 4 kabupaten/kota. Pesisir utara Keelung, kawasan Yilan, dan daerah pegunungan Taipei diperkirakan berpotensi mengalami hujan lebat lokal. Masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap hujan deras secara mendadak dan juga hujan yang berkepanjangan, terutama di daerah pegunungan yang berisiko longsor.
Dari segi suhu, wilayah utara dan timur laut Taiwan sepanjang harinya akan memiliki suhu berkisar 19-23°C, dengan nuansa yang lembap dan dingin. Di wilayah lain, suhu minimum berkisar antara 20-22°C, dengan suhu maksimum mencapai 25-28°C. Di Matsu, suhu udara berkisar di antara 16-19°C, di Kinmen 18-21°C, dan di Penghu 21-23°C.
Dr. Lin De-en (林得恩), seorang doktor dalam ilmu astrofisika dari Universitas Nasional Taiwan (NTU) dalam laman facebooknya menyebutkan bahwa udara dingin dari utara yang akan bergerak ke selatan pada minggu depan berpotensi mencapai level massa udara dingin dari Daratan Tiongkok.
Berdasarkan dari hasil simulasi terbaru dari model numerik NCEP Amerika Serikat pada pagi ini, suhu minimum di siang hari bisa mencapai 12-14°C. Udara dingin ini diperkirakan akan mulai terasa pada Rabu (27/11) malam dan berlangsung selama beberapa hari. Dr. Lin menghimbau semua orang untuk mempersiapkan pakaian hangat guna menghadapi terpaan udara dingin paling ekstrem pada musim gugur tahun ini.