(Taiwan, ROC) --- Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyampaikan bahwa Selasa hari ini (19/10), cuaca di Taiwan dipengaruhi oleh angin monsun timur laut. Wilayah yang mengarah ke arah angin, terutama utara dan timur Taiwan, akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Suhu terendah di dataran rendah tercatat di Distrik Shiding, Kota New Taipei, yaitu 16,1oC.
Salah satu pengamat cuaca di Taiwan menyatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan, kemungkinan akan terjadi gelombang udara dingin yang lebih kuat. Gelombang ini diperkirakan akan menjadi yang terkuat sejak awal musim gugur dan berpotensi menjadi massa udara dingin kontinental pertama yang datang menyelimuti Taiwan.
CWA menjelaskan bahwa hujan akan lebih intens dan terus-menerus terjadi di wilayah pesisir utara Keelung, daerah pegunungan Kota Taipei Raya, dan timur laut Taiwan timur laut pada sepanjang hari ini.
Untuk suhu udara, utara Taiwan akan lembap dan sejuk sepanjang hari dengan suhu berkisar antara 18oC hingga 22oC. Wilayah lain juga akan terasa sejuk di pagi dan malam hari dengan suhu rendah sekitar 20oC hingga 21oC.
Suhu tinggi di timur Taiwan diperkirakan mencapai 24oC, sedangkan sentral, selatan, dan tenggara Taiwan masih bisa mencapai 26oC hingga 27oC, sehingga terasa nyaman dan hangat.

圖: EBC NEWS
Pakar klimatologi, Lin Te-en (林得恩), dalam unggahan Facebooknya menyebutkan bahwa Selasa pagi ini adalah yang terdingin sepanjang pekan. Ia menyebutkan bahwa pengaruh angin monsun timur laut menyebabkan penurunan suhu yang signifikan.
Lin Te-en menambahkan bahwa kelembapan udara hari ini relatif tinggi dan peluang hujan juga lebih besar. Khususnya di wilayah utara, timur laut, dan timur Taiwan, terutama yang mengarah ke sisi angin, meskipun intensitas hujan tidak terlalu lebat, tetapi durasinya akan lebih lama. Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu membawa payung saat beraktivitas di luar ruangan.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan prediksi model cuaca Eropa dan Amerika, pada 27 November 2024 mendatang, kemungkinan akan terjadi gelombang udara dingin yang lebih kuat. Gelombang ini diperkirakan akan menjadi yang terkuat sejak awal musim gugur dan berpotensi menjadi massa udara dingin kontinental pertama.
Direktur Taiwan Integrated Disaster Prevention Engineering Consultant, Chai Hsin-Hsing (賈新興), juga menyebutkan bahwa pada tanggal 26 November-27 November 2024, suhu udara di Taipei diperkirakan akan turun hingga 14oC-15oC.
Menanggapi hal tersebut, CWA belum dapat memastikan apakah gelombang udara dingin ini akan menjadi massa udara dingin kontinental atau tidak, dan masih perlu diamati lebih lanjut.