(Taiwan, ROC) --- Pada Jumat pagi kemarin (15/11), kabut tebal menyelimuti hampir seluruh wilayah Taiwan, mengakibatkan jarak pandang sangat buruk. Data dari Jaringan Pemantauan Kualitas Udara Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah barat Taiwan menunjukkan tingkat polusi udara yang tidak sehat (oranye).
Gambar langsung dari Taipei 101 dan daerah sekitar Kuil Hongludi di Kota New Taipei menunjukkan kota-kota diselimuti kabut tebal. Kondisi kabut bahkan lebih parah di wilayah tengah dan selatan.
Kementerian Lingkungan Hidup menjelaskan bahwa kabut tebal ini disebabkan oleh sirkulasi luar taifun Usagi yang menghambat penyebaran polutan, sehingga menyebabkan penumpukan.
Masyarakat dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika perlu. Pihak berwenang juga menganjurkan penggunaan transportasi umum untuk mengurangi emisi kendaraan.
Pakar pengobatan dan nutrisi, Dokter Liu Po-jen (劉博仁), melalui akun Facebook-nya, memperingatkan masyarakat tentang bahaya kabut asap yang sedang parah melanda. Ia menganjurkan penggunaan masker saat bepergian ke luar ruangan dikarenakan kualitas udara yang buruk, yang ditandai dengan lampu oranye dan merah.
Dokter Liu juga menyarankan masyarakat untuk memperbanyak minum air putih, konsumsi sayur, dan suplemen vitamin B kompleks untuk meningkatkan metabolisme tubuh.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar tidak berolahraga lari di luar ruangan selama kabut asap. Menurutnya, "Alih-alih menyehatkan, berlari di kondisi udara seperti ini justru meningkatkan peradangan dalam tubuh."