(Taiwan, ROC) -- Penasihat Senior Istana Kepresidenan Lin Hsin-i (林信義) mewakili Presiden Lai Ching-te untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi APEC 2024 di Lima, Peru. Lin Hsin-i memiliki latar belakang bisnis, sebelumnya pernah menjabat posisi penting seperti menteri perekonomian, wakil perdana menteri, kini berlanjut menjabat sebagai penasihat senior Istana Kepresidenan sekaligus konsultan komite pengembangan ekonomi Yuan Eksekutif. Selang 19 tahun, Lin Hsin-i kembali mewakili Taiwan menghadiri APEC, hal yang menarik perhatian masyarakat luar adalah interaksi Lin Hsin-i dengan pimpinan Daratan Tiongkok Xi Jin-ping.
Lin Hsin-i pada kemarin malam (12/11) berangkat ke Lima, Peru. Wawancara sebelum keberangkatan, ia mengatakan, merasa sangat terhormat mewakili presiden menghadiri pertemuan tingkat tinggi APEC, beberapa hari ini ia mulai persiapan siang dan malam, selama 1 tahun ini, beberapa pertemuan yang dihadiri mulai dari tingkat pemerintahan dengan para pejabat senior, tingkat Kementerian dan kalangan pebisnis, satu demi satu pertemuan telah membuahkan hasil baik, berkaitan dengan misi tugas kali ini, ia bersama rombongan yakin juga akan menggapai hasil.
Lin Hsin-i juga menekankan, pertemuan APEC kali ini, banyak isu pembahasan mencakup, digitalisasi, transformasi hijau, pengurangan pemborosan dan kerugian pangan sektor pertanian, memperkuat modal SDM dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam daya saing digitalisasi, bahkan memerhatikan bagaimana komunitas pemberdayaan wanita dan kaum lemah ikut serta dalam pengembangan ekonomi, di antara semua ini, Taiwan memiliki banyak aspek unggulan, maka rombongan perwakilan akan memanfaatkan kesempatan dengan baik untuk berbagi capaian Taiwan dengan berbagai negara.
Lin Hsin-I mengatakan (241112-25), “di tengah aspek digitalisasi medis, pertanian dan UMKM adalah keunggulan kami. Kami berpikir kali ini rombongan kami, memanfaatkan kesempatan ini untuk memaparkan apa yang telah kami lakukan dengan pimpinan tinggi dari perwakilan berbagai negara, capaian hasil dan kontribusi kami masa depan, dapat dipahami oleh semuanya, perekonomian kawasan yang makmur, Taiwan menjadi kekuatan yang stabil dan penting serta tidak boleh diabaikan.”
Lin Hsin-i pernah 3 kali mengikut APEC, pada tahun 2005 memimpin rombongan menghadiri pertemuan APEC di Busan, juga pernah berjabat tangan dengan pimpinan RRT Hu Jin-tao (胡錦濤) pada masa tersebut, kedua belah pihak berdiskusi selama 5 detik, situasi ini menarik perhatian dari berbagai negara, kali ini apakah juga akan bertukar pendapat dengan pimpinan negara lain dalam komunitas APEC termasuk Xi Jing-ping, hal ini juga menarik perhatian masyarakat luar.