(Taiwan - ROC) Indeks Harga Konsumen Taiwan (CPI) untuk bulan Agustus naik 2,07% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, salah satu penyebabnya adalah fluktuasi meningkatnya harga barang yang relative besar; jika dibandingkan dengan bulan Juli, kenaikan hanya sebesar 0,43%. Dewan Pembangunan Nasional di bawah Yuan Eksekutif hari ini tanggal 5 membeberkan peningkatan harga makanan lebih besar, tetapi indeks harga daging lebih condong stabil, Tim Stabilitas Harga Yuan Eksekutif akan berupaya mengendalikan volume pasokan dan harga produk terkait selama masa festival kue bulan sesuai dengan keadaan pasar, ditambah dengan pelaksanaan berbagai upaya lain untuk menstabilkan harga pasar.
Dewan Pembangunan Nasional menyampaikan, hawa panas selama bulan Agustus membuat telur yang dihasilkan menurun, ditambah dengan epidemi desentri yang menyerang ternak babi dan hujan deras serta unsur-unsur lain yang mempengaruhi harga telur, daging dan sayur menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terhadap kenaikan harga makanan sebanyak 5,60% tetapi jika dibandingkan dengan bulan Juli, kenaikan harga daging hanya 0,06%, ini mencerminkan respon konsumen terhadap daging ayam dan babi sudah mulai stabil.
Dalam merespon fluktuasi harga produk pertanian dan perternakan, 5 hari sebelum festival kue bulan, Dewan Pertania telah mengkoordinir pasokan masal yang mana pasokan daging babi yang biasanya 220 ribu ekor ditambah hingga 260 ribu ekor, untuk daging ayam jumlah perhari ditingkatkan hingga 560 ribu ekor dengan pendistribusian produk tani dan ternak ini berdasarkan permintaan pasar yang ada, dilakukan secara fleksiberl ke seluruh daerah kabupaten dan kota.
Pada bagian buah dan sayuran, Dewan Petanian juga telah mengambil langkah persiapan, seminggu sebelum hari raya telah menambah jumlah pasokan sayuran perharinya dari 1.340 ton menjadi 1.480 ton, dan untuk buah dari 706 ton ditambah menjadi 750 ton.