(Taiwan, ROC) —- Dua taifun baru, taifun Toraji (taifun ke 23 tahun 2024) dan taifun Man-yi (taifun ke 24 tahun 2024), terbentuk secara bersamaan pada Sabtu hari ini (9/11) pukul 14.00.
Taifun Toraji, yang terletak sekitar 1.370 kilometer dari Taiwan, sedang bergerak menuju Filipina, dengan kemungkinan kecil untuk menyapu Taiwan secara langsung.
Sementara itu, taifun Man-yi berada sekitar 4.000 kilometer dari Taiwan, dan pengaruhnya terhadap Taiwan masih dalam pantauan.
Dua siklon tropis, TD27 dan TD28, telah berkembang menjadi taifun. Berdasarkan informasi dari Badan Klimatologi Jepang, kedua siklon tersebut masing-masing menguat menjadi taifun Toraji dan taifun Man-yi pada Sabtu sore hari ini.
Dengan demikian, saat ini terdapat tiga taifun yang aktif bersamaan, termasuk taifun Yinxing.
Siklon tropis TD27 pertama kali terdeteksi pada Sabtu dini hari tadi pukul 02.00 di perairan timur Filipina. Badan Klimatologi Jepang kemudian meningkatkan statusnya menjadi taifun Toraji pada pukul 14.00.
Pakar Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), Chang Chun-yao (張竣堯), menyatakan bahwa taifun Yinxing saat ini berada di Laut Tiongkok Selatan dan masih berstatus taifun sedang. Taifun ini diperkirakan akan bergerak ke arah barat daya, menjauhi Taiwan.
Sementara itu, siklon tropis TD27 telah menguat menjadi taifun Toraji pada pukul 14.00, dan siklon TD28 juga telah meningkat statusnya menjadi taifun Man-yi.
Chang Chun-yao menjelaskan bahwa taifun Toraji akan bergerak ke arah barat, melintasi Pulau Luzon, Filipina, sebelum memasuki Laut Tiongkok Selatan. Namun, jalur taifun ini masih belum pasti dan dapat berubah. Jika jalur taifun bergeser sedikit ke utara, maka akan ada potensi dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan di Taiwan.
Sedangkan taifun Man-yi, yang saat ini berada di perairan timur Guam dan berjarak sekitar 4.000 kilometer dari Taiwan, diperkirakan akan bergerak ke arah barat dan melemah menjadi depresi tropis. Taifun ini diprediksi tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap Taiwan.
Chang Chun-yao menambahkan bahwa saat ini terdapat tiga taifun aktif di Samudra Pasifik. Pihaknya akan terus memantau potensi perkembangan siklon tropis lainnya.