(Taiwan, ROC) – Pemilihan Umum Amerika Serikat (AS) telah berakhir dan kandidat dari Partai Republik, Donald Trump memenangi pemilu kali ini. Terkait dengan kemungkinan rapat keamanan nasional dilakukan sebagai tanggapan atas Pemilu AS, juru bicara Kantor Kepresidenan Taiwan, Kuo Ya-hui (郭雅慧) menyampaikan kepada media per 7 November, bahwa Presiden Lai Ching-te (賴清德) telah mendengarkan laporan terkait dari tim keamanan nasional dan rapat pada tanggal 6 lalu merupakan rapat rutin yang tidak berfokus pada tema spesifik. Namun, dalam rapat tersebut, presiden menggunakan laporan tim keamanan nasional terbaru untuk mempelajari tanggapan opini masyarakat serta kondisi pemilu dari berbagai negara untuk pertama kalinya.
Kuo Ya-hui menunjukkan, bahwa Taiwan dan AS mempunyai nilai-nilai dan keyakinan yang sama mengenai demokrasi dan kebebasan. Presiden pun menekankan bahwa hubungan Taiwan-AS tetap kuat seperti sebelumnya. Kuo mengatakan, “kita semua tahu bahwa tidak peduli partai mana yang berkuasa di Amerika Serikat, terkait dengan Taiwan, mereka lintas partai mendukung, sehingga di masa depan, Presiden Lai menekankan tidak perlu khawatir, apakah terkait dengan perkembangan ekonomi, ataupun keamanan regional, bersama dengan mitra kita yang paling penting, bersama-sama bekerja sama, termasuk dalam hal kesejahteraan ekonomi, stabilitas regional, kami percaya diri akan terus berlangsung dan semakin kuat.”
Terkait dengan perkembangan dan situasi terkait setelah Pemilu AS, Kuo Ya-hui mengutarakan, bahwa tim keamanan nasional terus memperbarui informasi terkini untuk presiden. Selain rapat mingguan, pihaknya juga terus melaporkan perkembangan terbaru sehingga presiden dapat memahami situasinya secara penuh. Presiden Lai dan tim keamanan nasional mengutarakan kepercayaan mereka dengan hubungan Taiwan-AS di masa depan yang akan menguat dan lebih mendalam.
Kuo juga mengutarakan, bahwa Presiden Lai segera memberikan surat ucapan selamat melalui Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Taipei (TECRO) di AS dengan segera pada tanggal 6 November, mengekspresikan ucapan selamatnya bagi presiden AS dan wakil presiden AS terpilih sebagai perwakilan pemerintah ROC dan masyarakat. Saat ini, tidak ada rencana untuk menelepon sebagai ucapan selamat tambahan.
Dalam pertemuan Yuan Eksekutif pada tanggal 7 November, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) mengucapkan selamat atas terpilihnya Donald Trump dan JD Vance yang akan memimpin AS bekerja sama dengan negara-negara mitra demokrasi untuk menstabilkan dan mengembangkan perdamaian dunia, serta mengembangkan perekonomian global. Ia juga menekankan, bahwa hubungan Taiwan-AS cukup stabil untuk waktu yang lama dan terus berkembang ke arah yang baik. Di masa depan, pihaknya akan terus mempromosikan hubungan bilateral dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang.