(Taiwan, ROC) --- Kapal patroli jenis fregat ringan "tipe pertahanan udara" prototipe yang dibangun oleh perusahaan pembuatan kapal Jong Shyn Shipbuilding Company untuk Angkatan Laut, setelah memulai konstruksi pada November tahun lalu, Senin hari ini (4/11) mengadakan upacara An Long (安龍典禮).
Presiden Lai Ching-te (賴清德), saat memimpin upacara tersebut menyatakan bahwa selesainya tahap penting dari proses pembuatan kapal ini memiliki tiga makna penting, yaitu menunjukkan kelancaran kebijakan pembangunan kapal perang dalam negeri, peningkatan kekuatan industri pertahanan, dan penguatan menyeluruh kemampuan pertahanan laut.
Presiden menekankan bahwa kebijakan pembangunan kapal perang dalam negeri tidak hanya dapat melindungi keamanan nasional, tetapi juga secara bertahap akan menyempurnakan rantai industri pembuatan kapal dalam negeri. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam meningkatkan kemampuan pertahanan nasional.
Untuk memperkuat kemampuan tempurnya, Angkatan Laut Taiwan telah merencanakan pembangunan dua kapal fregat ringan berbobot 2.500 ton, yang dibagi menjadi satu kapal prototipe "tipe pertahanan udara" dan satu kapal prototipe "tipe anti-kapal selam", yang masing-masing mulai dibangun pada 17 November 2023 dan 16 Januari 2024.
Kapal prototipe "tipe pertahanan udara", yang mulai dibangun lebih dulu, telah mencapai kemajuan yang lancar. Upacara An Long yang diadakan pada hari ini di galangan kapal baru Jong Shyn Shipbuilding Company menandakan bahwa pembangunan kapal telah mencapai hasil awal. Presiden Lai Ching-te secara pribadi hadir untuk memimpin upacara tersebut.
Dalam pidatonya, Presiden Lai Ching-te menyatakan bahwa kapal fregat "tipe pertahanan udara" adalah kapal perang kelas dua pertama yang dibangun di dalam negeri oleh Angkatan Laut Taiwan, dan selesainya tahap penting hari ini memiliki tiga makna penting.
Pertama, kapal fregat "tipe pertahanan udara" telah mencapai hasil konkret dalam pembangunannya yang kurang dari satu tahun sejak dimulai pada tahun lalu, menunjukkan kelancaran kebijakan pembangunan kapal perang dalam negeri, dan juga memperlihatkan kepada masyarakat internasional akan tekad kuat Taiwan dalam mewujudkan kemandirian pertahanan.
Presiden Lai mengatakan bahwa makna penting kedua adalah peningkatan kekuatan industri pertahanan. Ia menunjukkan bahwa pemerintah secara aktif mempromosikan pembangunan kapal perang dalam negeri, selain untuk memenuhi kebutuhan pertahanan nasional, juga mendorong partisipasi dari sektor pemerintah, industri, akademisi, dan lembaga penelitian untuk bersama-sama meningkatkan kekuatan industri pertahanan.
Ia secara khusus berterima kasih kepada Jong Shyn Shipbuilding Company, Kementerian Pertahanan Nasional, Angkatan Laut, Institut Sains dan Teknologi Chung-Shan, dan pihak-pihak lain atas dedikasi mereka dalam mempromosikan pengembangan industri dan terus menciptakan tonggak sejarah baru bagi kemandirian pertahanan nasional.
Presiden juga menunjukkan bahwa makna penting ketiga adalah penguatan menyeluruh kemampuan pertahanan laut. Setelah kapal fregat ini selesai dibangun, maka Angkatan Laut akan memiliki peralatan yang lebih canggih dan aman untuk menjalankan misi di laut.
Presiden Lai menekankan bahwa kebijakan pemerintah dalam mempromosikan pembangunan kapal perang dalam negeri tidak hanya dapat melindungi keamanan nasional dan rakyat, tetapi juga secara bertahap akan menyempurnakan rantai industri pembuatan kapal dalam negeri dan mendorong pembangunan ekonomi. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menyelesaikan tugas pembangunan kapal perang dan bekerja sama untuk meningkatkan kemampuan pertahanan nasional.
Ketua Jong Shyn Shipbuilding Company, Han Bi-hsiang (韓碧祥), juga mengatakan bahwa pembangunan kapal fregat ringan memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Meskipun baru mengerjakannya selama satu tahun, tetapi kemajuannya telah melampaui harapan.