(Taiwan, ROC) --- Setelah taifun Kong-rey bergerak menjauh, warga di Kaohsiung dikejutkan dengan kemunculan tiba-tiba sejumlah besar cacing tanah. Jumlahnya yang tak terhitung dan pergerakan massal mereka telah membuat banyak orang merinding.
Dilaporkan bahwa pada Jumat pagi hari (1/11), sejumlah besar cacing tanah muncul di permukaan tanah di Chixizhong Street, Distrik Renwu, Kota Kaohsiung. Penduduk setempat yang menyaksikan kejadian tersebut merasa ngeri dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada anggota dewan kota, Chiang Jui-hung (江瑞鴻) untuk meminta bantuan. Pihak berwenang terkait saat ini sedang menyelidiki penyebab fenomena tersebut.
Ada rumor yang beredar bahwa kemunculan massal cacing tanah terkait dengan bencana alam. Namun, pernyataan ini telah dibantah oleh Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) pada tahun 2022. CWA mengklarifikasi bahwa tidak ada hubungan yang jelas antara kemunculan cacing tanah secara tiba-tiba dengan bencana alam.


Dilaporkan bahwa pada Jumat pagi hari (1/11), sejumlah besar cacing tanah muncul di permukaan tanah di Chixizhong Street, Distrik Renwu, Kota Kaohsiung. 圖/EBC NEWS
Beberapa orang mungkin percaya bahwa perubahan medan magnet atau arus listrik sebelum gempa bumi dapat membuat cacing tanah melarikan diri dari dalam tanah lebih awal.
Namun, pada kenyataannya, ada banyak faktor yang dapat memengaruhi perilaku cacing tanah, seperti suhu tanah, kelembaban relatif, lama penyinaran matahari, dan tekanan udara, yang semuanya dapat menyebabkan cacing tanah keluar dari tanah.
Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir tentang kemunculan massal cacing tanah. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Konservasi Biologi, tidak perlu khawatir tentang gempa bumi yang akan datang ketika cacing tanah merayap keluar dari tanah dalam jumlah besar. Selama cuaca sejuk dan lembap, cacing tanah cenderung keluar dari tanah pada malam atau pagi hari.