(Taiwan, ROC) --- Kandidat presiden dari Partai Republik AS, Donald Trump, sangat mendukung transaksi mata uang virtual selama kampanye pemilihannya. Pada Rabu hari ini (30/10), Komite Keuangan Yuan Legislatif mengundang Ketua Komisi Pengawas Keuangan (FSC), Peng Jin-lung (彭金隆), untuk melaporkan situasi terkini perihal sektor keuangan.
Para legislator prihatin bahwa jika Trump memenangkan pemilihan umum, itu akan berdampak signifikan pada transaksi aset virtual domestik. Dalam hal ini, Peng Jin-lung mengakui bahwa memang demikian, sehingga Komisi Pengawas Keuangan (FSC) saat ini sedang mempercepat langkahnya untuk menyusun undang-undang khusus, yang diharapkan akan dirilis sebelum akhir Desember dan diserahkan ke Yuan Eksekutif sebelum Juni tahun depan.
Pemilihan presiden AS akan diadakan minggu depan, dan kedua kandidat presiden, Donald Trump dan Kamala Harris, bersaing ketat dalam jajak pendapat.
Selain itu, di situs web taruhan (perjudian) terbesar di AS, memperlihatkan peluang Trump untuk memenangi kontestasi pemilu melebihi pesaingnya, yakni Kamala Haris.
Karena Donald Trump adalah sosok yang sangat mendukung transaksi mata uang virtual, membuat nilai tukar Bitcoin melonjak menjadi US$73.563,6 pada Selasa kemarin (29/10). Angka ini juga berhasil mendekati level tertinggi yang tercatat pada 14 Maret 2024 silam, yaitu US$73.797,98.
Beberapa analis pasar Bitcoin menafsirkan bahwa nilai tukar Bitcoin akan terus terdampak dari Trump memenangkan pemilihan.
Saat ini, pasar umumnya percaya bahwa jika Trump menang, itu akan memperkuat antusiasme untuk transaksi aset virtual.
FSC sebelumnya telah mengumumkan rancangan peraturan pendaftaran VASP dan rancangan amandemen undang-undang pencegahan pencucian uang, yang diharapkan akan berlaku pada 1 Januari 2025. FSC saat ini juga sedang mengerjakan tahap keempat dari undang-undang khusus aset virtual.
Anggota legislator meletakkan perhatian mereka, jika Trump memenangkan pemilihan umum, maka dapat berdampak signifikan pada transaksi aset virtual domestik, dan percaya bahwa FSC harus mempercepat perumusan undang-undang khusus.
Menanggapi hal tersebut, Peng Jin-lung juga menyatakan bahwa FSC memang sedang mempercepat langkahnya, tim peneliti telah menyerahkan laporan terakhir pada akhir September, dan rancangan tersebut telah memiliki kerangka kerja awal.
Rancangan undang-undang khusus diharapkan akan dirilis sebelum akhir Desember, diikuti dengan serangkaian rapat dengar pendapat publik pada awal tahun depan, dan diharapkan akan diserahkan ke Yuan Eksekutif sebelum Juni 2025.
Peng Jin-lung mengatakan, "Artinya, termasuk diskusi kami dengan kelompok terkait saat ini, kami telah mulai melakukan diskusi awal tentang audiensi publik di masa mendatang. Saya pikir kami akan mematuhi waktu yang kami janjikan dan mengirimkan draf final kami ke Yuan Eksekutif sebelum Juni."
Peng Jin-lung juga mengutarakan bahwa transaksi aset virtual bersifat global, dan FSC juga berharap dapat memiliki lebih banyak praktisi berkualitas untuk datang ke Taiwan. Dengan harapan bahwa di bawah peraturan hukum FSC, mereka dapat melindungi lebih banyak investor domestik.
Peng Jin-lung juga menekankan bahwa peraturan di masa mendatang akan mempertimbangkan daya saing internasional praktisi domestik, serta posisi dan arah Taiwan dalam aset virtual.