(Taiwan, ROC) -- Presiden Taiwan Lai Ching-te (賴清德) memimpin rapat kedua "Komite Strategi Perubahan Iklim Nasional" hari ini (24 Oktober). Dalam rapat tersebut, Presiden Lai menekankan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus menyelesaikan audit karbon internal dan meningkatkan pengadaan hijau. Karena negara-negara di seluruh dunia akan mengajukan Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC) untuk tahun 2035 pada awal tahun depan, Presiden Lai juga menekankan bahwa Taiwan harus sejalan dengan dunia. Oleh karena itu, Taiwan akan mengajukan target pengurangan emisi karbon baru untuk tahun 2032 pada bulan Januari tahun depan, guna mencapai konsensus yang lebih luas.
Rapat ini berfokus pada topik "efisiensi energi" dan "keberlanjutan," dengan laporan dari Menteri Lingkungan Hidup Taiwan Peng Chi-ming (彭啓明) serta Wakil Menteri Ekonomi, Lien Chin-chang (連錦漳) mengenai kemajuan inisiatif penghematan energi. Presiden Lai juga meminta agar semua anggota dibagi berdasarkan tujuh komite utama, dan mengadakan diskusi setidaknya sebulan sekali untuk mencapai mufakat.
Pada akhir rapat, Presiden Lai menginstruksikan semua anggota komite untuk mendiskusikan target pengurangan karbon 2032 lebih intensif dan memberikan laporan pada Januari 2024. Menteri Lingkungan Hidup Taiwan Peng Chi-ming mengungkapkan bahwa target baru untuk 2030 akan diumumkan pada akhir tahun, dan Taiwan juga akan mengumumkan target ambisius untuk 2032 dan 2035 pada awal 2024.