(Taiwan, ROC) Anggota pelaksana European Commission in charge of Jobs & Social Rights, Nicolas Schmit kemarin (23/10) dalam forum debat pleno parlemen Eropa, perwakilan tingkat tinggi kebijakan diplomasi dan keamanan Uni Eropa Josep Borrell menyampaikan mengangkat “resolusi PBB 2758 sangat ringkas, hanya 150 kata, di tengah 150 kata, satu kata “Taiwan” pun tidak muncul di dalamnya”. (United Nations Resolution 2758 is very short - only 150 words. And among those 150 words, the word “Taiwan” does not appear.)
Kemenlu pada hari Kamis ini (24/10) mengatakan, ini merupakan pertama kalinya pejabat pemerintahan Uni Eropa mengutarakan sikapnya terhadap resolusi ini, ini memberikan makna penting, terkait dengan hal ini Kemenlu menyambut baik.
Kemenlu sangat mengapresiasi Uni Eropa yang memerhatikan situasi perkembangan selat Taiwan dan memperdalam hubungan bilateral, saat bersamaan mengimbau agar komunitas internasional berlanjut mengambil tindakan nyata melawan resolusi PBB 2758 yang salah ditafsirkan oleh RRT, membantah apa yang disebut dengan “Konsep Satu Tiongkok” telah menjadi konsensus internasional, menghadang RRT secara sepihak mengubah status quo selat Taiwan, berkomitmen menjaga stabilitas dan perdamaian selat Taiwan dan kawasan regional Asia Pasifik.