(Taiwan, ROC) --- Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan mengeluarkan siaran pers pada Rabu pagi ini (23/10) yang menyatakan bahwa kapal induk Liaoning Tiongkok berlayar ke utara melalui Selat Taiwan dari perairan dekat Dongsha tadi malam (22/10).
Militer Taiwan memantau dengan cermat menggunakan sistem intelijen, pengawasan, dan pengintaian bersama, dan mengambil tindakan pencegahan serta tanggapan yang tepat.
Pada 13 Oktober 2024, MND mengumumkan siaran pers bahwa kapal induk Liaoning telah berlayar ke perairan dekat Selat Bashi pada hari itu dan diperkirakan akan memasuki Pasifik Barat untuk menyimulasikan aksi militer. Tiongkok kemudian mengumumkan pada hari berikutnya, yakni 14 Oktober bahwa mereka akan mengadakan latihan militer "Joint Sword-2024B".
Menurut informasi dari MND, Liaoning beroperasi di luar zona respons di sebelah tenggara Taiwan, dan meluncurkan jet tempur J-15 berbasis kapal induk untuk mengganggu wilayah udara timur Taiwan.
Wakil Kepala Staf Intelijen MND, Mayor Jenderal Hsieh Jih-sheng (謝日升), mengatakan pada konferensi pers saat itu bahwa "Joint Sword-2024A" adalah latihan untuk melakukan "Anti-Access/Area Denial" (A2/AD) terhadap negara-negara sahabat yang mungkin membantu Taiwan, sementara "Joint Sword-2024B" bertujuan untuk membentuk kemampuan militer Tiongkok untuk memberikan tekanan militer terhadap Taiwan dari laut.
MND menyatakan hari ini (23) bahwa Tiongkok meluncurkan satelit komunikasi sipil dengan roket pembawa Long March-2D dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Sichuan pada pukul 09:09. Roket tersebut terbang melalui barat daya wilayah identifikasi pertahanan udara Taiwan menuju Pasifik Barat pada ketinggian di luar atmosfer dan tidak menimbulkan ancaman bagi Taiwan.
MND menyatakan pada pagi hari ini bahwa pada pukul 09:09 waktu setempat, Tiongkok meluncurkan roket pembawa Long March-2D yang membawa satelit komunikasi sipil dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Sichuan.
MND menunjukkan bahwa roket tersebut terbang melalui barat daya Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan menuju Samudra Pasifik Barat, pada ketinggian di luar atmosfer, dan tidak menimbulkan ancaman bagi Taiwan.
MND menekankan bahwa militer Taiwan menggunakan sistem intelijen, pengawasan, dan pengintaian bersama untuk memantau dengan cermat perkembangan terkait dan mengambil tindakan pencegahan serta tanggapan yang tepat.