(Taiwan, ROC) – Gelombang kecerdasan buatan (AI) kini hadir dan masyarakat lanjut usia (lansia) juga mengikutinya! Wakil Menteri Pendidikan Lin Teng-chiao (林騰蛟) dalam Konferensi Hasil Pembelajaran Lansia tahunan pada hari ini (18/10), mengutarakan bahwa dalam Rencana Pengembangan Pendidikan Senior ke-3 dari Kementerian Pendidikan (MOE), pembelajaran teknologi AI juga akan dimasukkan sebagai fokusnya, berharap dapat memperkuat literasi sains dan teknologi para lansia, menyambut hidup di paruh kedua dengan indah.
MOE menggelar presentasi hasil pembelajaran senior pada 18 Oktober untuk memberikan penghargaan bagi beberapa pusat pembelajaran senior dengan pembelajaran khusus. Beberapa kontennya sangat praktis, membuat mereka dapat menjaga diri sendiri, berkarya, bahkan melayani komunitas.
Wakil Menteri Pendidikan Lin Teng-chiao menyampaikan, Taiwan secara resmi akan memasuki masyarakat super tua di tahun 2025, yang berarti setelah tahun depan, lebih dari 20% populasi Taiwan, sekitar 4,69 juta akan berumur lebih dari 65 tahun, menyoroti pentingnya pembelajaran senior. Saat ini, 370 pusat pembelajaran senior telah didirikan dengan hampir seluruh materi pembelajaran disebarkan ke 3.000 wilayah, dan setiap tahunnya ada 100.000 kelas yang disediakan setiap tahunnya. Hasilnya pun berbuah dan kepuasan partisipan juga sangat tinggi.
Lin Teng-chiao menunjukkan bahwa pemerintah memperhatikan pentingnya masyarakat yang menua. Dana pembelajaran senior telah digandakan dari NT$230 juta menjadi NT$460 juta dalam 4 tahun. Berbagai kebijakan terkait pembelajaran bagi lansia juga diintegrasikan dalam rencana-rencana promosi Yuan Eksekutif, bahkan dalam pemberdayaan digital.
Lin Teng-chiao menyampaikan, untuk membuat para lansia tetap dapat mengikuti perkembangan zaman, selain memperdalam konten pembelajaran dan mengintegrasikan pengembangan yang berkelanjutan, terkait dengan gelombang AI, pembelajaran teknologi dan literasi AI juga akan menjadi fokus dalam fase ke-3 rencana pengembangan pendidikan senior.
Dalam acara tersebut, selain rilis pers pengumuman hasil pembelajaran lansia, acara bertema “Pengembangan Senior 2.0 yang Berkelanjutan” ini juga mengundang para pakar dan peneliti untuk berbagi bagaimana menciptakan nilai di umur yang matang, ekonomi pemilik rambut abu-abu, serta bagaimana cara untuk menghadapi tantangan masyarakat super lansia di masa depan, terus mempromosikan pembelajaran bagi para lansia agar sejalan dengan standar internasional.