(Taiwan, ROC) -- Kanker lambung dan kanker kolorektal merupakan kanker yang masuk dalam 10 besar penyebab kematian di Taiwan. National Taiwan University menyampaikan bahwa untuk perdana mengeluarkan metode skrining 2 in 1 kanker lambung dan kanker kolorektal, yang tidak saja efektif, juga akan mengurangi beban tenaga dan modal medis, serta memudahkan masyarakat atau pasien dalam melakukan pemeriksaan. Hal ini juga telah berhasil mengurangi tingkat kematian karena kanker lambung dan kanker kolorektal.
Pasien penderita kanker lambung dan kanker kolorektal bertambah 20 ribu orang setiap tahunnya, 8 ribu orang meninggal karena kanker lambung dan kanker kolorektal. Dari 5 metode skrining kanker kolorektal yang ada di Taiwan, kebanyakan masyarakat memilih skrining melalui darah samar feses, sedangkan untuk gastroskopi lebih kurang diminati, begitu pula dengan skrining melalui pernapasan karena mengharuskan puasa sebelum pemeriksaan, sedangkan metode skrining kanker lambung selama ini kurang efisien, yang diketahui sekarang ini bahwa 90% penderita kanker lambung berasal dari bakteri helicobacter pylori. National Taiwan University bekerja sama dengan Biro Kesehatan Changhua sejak tahun 2012 mulai melakukan uji coba skinning praktis 2 in 1, dengan dasar pemeriksaan tradisional melalui darah samar pada feses.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dari alat skrining 2 in 1 untuk kanker lambung dan kolorektal, tingkat kesediaan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan mencapai 14%, dan dapat mengurangi tingkat kematian akibat kanker lambung sebesar 21% dan kanker kolorektal sebesar 28%.