(Taiwan, ROC) --- Mulai Sabtu besok (19/10), ada dua gelombang monsun timur laut akan bergerak ke selatan, membuat wilayah utara dan timur Taiwan menjadi lebih dingin dan lembap.
Pakar klimatologi menyatakan bahwa setidaknya akan ada satu hingga dua gangguan tropis yang berpotensi menjadi taifun dengan intensitas minimal sedang.
Salah satu sistem tropis yang berada di perairan timur Filipina tersebut, berpotensi berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap Taiwan.
Namun, pembawa acara berita cuaca di salah satu televisi Taiwan, James Tai (戴立綱), memiliki pandangan berbeda. Ia berpendapat bahwa karena udara dingin terus bergerak ke selatan, membuat sistem tekanan rendah atau taifun akan bergerak ke barat dan tidak akan berdampak pada Taiwan.
Salah seorang pakar cuaca di Taiwan, Lin Te-en (林得恩), menjelaskan bahwa sinyal gangguan tropis di perairan timur Filipina pada akhir Oktober 2024.
Lin Te-en juga memperkirakan bahwa setidaknya akan ada satu hingga dua gangguan tropis yang terbentuk dan kemungkinan besar akan meningkat menjadi taifun dengan intensitas minimal "sedang".
Lin Te-en menyatakan, berdasarkan hasil simulasi cuaca model NCEP Amerika pada Jumat pagi ini, perlu diperhatikan terdapatnya perkembangan gangguan tropis di perairan timur Filipina.
"Diperkirakan akan ada dampak langsung atau tidak langsung terhadap Taiwan," tulis Lin Te-en. Namun, karena waktu masih lama dan ketidakpastian masih tinggi, maka pemantauan dan observasi perlu terus dilakukan.