(Taiwan, ROC) – Seorang pekerja migran perempuan asal Indonesia “M” datang ke Taiwan untuk bekerja sebagai teknisi di sektor manufaktur. Namun, saat hari libur dirinya malah bekerja sampingan sebagai dokter gigi ilegal, melakukan perawatan gigi seperti Ortodonsia dan prosedur kecantikan medis lainnya yang ilegal. Karena tarif yang murah, banyak pekerja migran dari negaranya yang tertarik dan melakukan perawatan dengannya, bahkan jadwalnya selalu penuh.
Tim khusus distrik selatan imigrasi Taiwan bekerja sama dengan petugas biro kesehatan, baru-baru ini berhasil menangkap M di sebuah hotel di dekat Stasiun Kereta Kaohsiung, Distrik Sanmin, dan menyita hampir 300 peralatan medis serta barang bukti terkait lainnya.
Diketahui jika M awalnya bekerja sebagai perawat di sebuah klinik umum di kampung halamannya di Indonesia. Setelah datang ke Taiwan, ia pun bekerja sebagai teknisi di industri manufaktur di daerah Kaohsiung secara legal. Sekitar lebih dari setahun yang lalu, dirinya mulai berpikir untuk bekerja sampingan. Dengan belajar secara otodidak melalui video online dan pengalaman langsung saat bekerja di Indonesia, M pun mulai memposting iklan di internet dan menawarkan layanan perawatan gigi seperti Ortodonsia, tato alis, dan bulu mata, serta perawatan pemutihan kulit.
M menyediakan lebih dari 20 layanan yang bisa direservasi, dan karena biaya yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran, tak sedikit pekerja migran asal Indonesia berebut untuk mendapatkan jadwal perawatan si M. Pelanggannya bahkan tersebar di seluruh Taiwan, dan demi kemudahan akses bagi para pelanggannya, M sering memilih hotel dekat stasiun untuk melakukan prosedur tersebut.
Setelah berbulan-bulan mengumpulkan bukti, tim khusus Kaohsiung baru-baru ini berhasil menangkap M yang terlibat dalam praktis medis dan kecantikan ilegal di sebuah hotel. Di lokasi tersebut, pihaknya berhasil menyita banyak koper yang berisi sejumlah besar kawat gigi, alat pemutih medis, serta berbagai alat bedah lainnya. Jumlah dan jenis peralatan medis yang digunakan cukup mengesankan, tetapi tidak ditemukan alat sterilisasi atau perlengkapan perlindungan, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius terkait keselamatan dan kebersihan.
Karena "Mi Nü" tidak memiliki kualifikasi sebagai dokter namun diduga melakukan tindakan medis, Tim Khusus Kota Kaohsiung telah menyerahkan kasusnya ke Kantor Kejaksaan Kaohsiung untuk penyelidikan lebih lanjut atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Kedokteran.
Tim khusus dalam investigasinya juga menemukan bahwa M diduga pernah melukai lidah pasien secara tidak sengaja saat melakukan perawatan gigi atau mengalami kegagalan dalam memasang kawat gigi, yang menyebabkan keluhan dari pelanggan. Dalam iklan yang dipostingnya, M dengan jujur mengakui jika dirinya masih “belajar sambil bekerja”, tetapi hal tersebut justru tidak menghentikan langkah banyak orang untuk mencoba layanannya. Karena M tidak memiliki kualifikasi sebagai dokter tetapi diduga telah melakukan tindakan medis, tim khusus kota Kaohsiung telah menyerahkan kasusnya ke Kantor Kejaksaan Kaohsiung untuk penyelidikan lebih lanjut atas dugaan pelanggaran UU Kedokteran.

印尼籍移工靠著護理師背景和網路自學,竟於假日兼職當起地下牙醫從事牙齒及皮膚的醫美服務。 (高雄市專勤隊提供)

高雄市專勤隊及衛生局人員清點「咪女」的醫療器材,竟多達300多件。 (高雄市專勤隊提供)

高雄市專勤隊及衛生局人員清點「咪女」的醫療器材,竟多達300多件。 (高雄市專勤隊提供)