(Taiwan, ROC) -- Menanggapi laporan media tentang latihan militer "Joint Sword-2024B" oleh Tentara Pembebasan Rakyat (TPR) di sekitar Taiwan yang dimulai hari ini (14 Oktober), Menteri Transportasi (MOTC) Taiwan, Chen Shih-kai (陳世凱) mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta Biro Penerbangan Sipil (CAA) serta Biro Pelabuhan dan Maritim untuk memantau secara ketat pergerakan pesawat dan kapal di wilayah udara dan laut. Mereka juga bekerja sama erat dengan departemen terkait guna memastikan keselamatan penerbangan dan navigasi laut.
MOTC mengungkapkan bahwa pihak Tiongkok belum mengeluarkan pemberitahuan penerbangan terkait atau telegram layanan, serta belum ada wilayah latihan atau penembakan yang jelas. Oleh karena itu, MOTC telah menginstruksikan Biro Penerbangan Sipil serta Biro Pelabuhan dan Maritim untuk terus memantau situasi dan memberikan laporan secara real-time guna memastikan keamanan transportasi di wilayah udara dan laut Taiwan.
Selain itu, hingga saat ini, semua penerbangan di bandara dan kapal yang keluar masuk pelabuhan berjalan normal tanpa adanya kelainan. Unit pengelola lalu lintas udara di Biro Penerbangan Sipil akan terus memantau pergerakan pesawat dan memberikan layanan lalu lintas udara untuk memastikan keselamatan operasi penerbangan di wilayah informasi penerbangan Taipei. Biro Pelabuhan dan Maritim juga akan meningkatkan siaran melalui Pusat Kelautan dan Radio Pantai untuk mengingatkan kapal di sekitar agar memperhatikan keselamatan, serta bekerja sama dengan Dewan Urusan Kelautan (OAC) dan militer nasional untuk memantau pergerakan kapal Tiongkok secara ketat.