(Taiwan, ROC) —- Intensitas taifun Krathon terus meningkat kekuatannya dan diperkirakan akan berubah menjadi "taifun sedang" hari ini. Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) mengeluarkan peringatan untuk kawasan perairan pada Minggu pagi (29/9) pukul 08.00, dan diperkirakan akan mengeluarkan peringatan untuk kawasan darat antara Minggu malam ini hingga Senin (30/9) besok.
Menurut laman pemantau klimatologi, "觀氣象看天氣 Look Weather Typhoon", intensitas Krathon akan terus meningkat dan diperkirakan akan mencapai batas atas taifun sedang atau bahkan taifun kuat setelah matanya terbentuk.
Pakar CWA, Yeh Chih-chun (葉致均), menyampaikan bahwa pengaruh Krathon akan paling terasa pada tanggal 1 dan 2 Oktober. Mengenai penangguhan aktivitas sekolah dan bekerja, hal itu akan diserahkan dan diputuskan oleh pemerintah daerah masing-masing.

Pakar CWA, Yeh Chih-chun (葉致均), menyampaikan bahwa pengaruh Krathon akan paling terasa pada tanggal 1 dan 2 Oktober. 圖/CWA
Berdasarkan jalur yang diperkirakan oleh berbagai negara, Krathon kemungkinan besar akan bergerak ke utara mendekati laut timur Taiwan. Taifun ini diperkirakan akan mempengaruhi Taiwan, semenjak Selasa sore hari (1/10) hingga Kamis pagi hari (3/10).
"觀氣象看天氣 Look Weather Typhoon" menyampaikan, jika taifun bergerak ke utara mendekati laut timur, maka wilayah utara dan timur Taiwan harus mewaspadai angin kencang dan hujan lebat, sedangkan wilayah tengah dan selatan akan mengalami curah hujan yang relatif lebih sedikit.
Sebaliknya, jika taifun mendarat di selatan dan bergerak ke utara, seluruh Taiwan harus mewaspadai angin kencang dan hujan lebat, terutama di dekat titik pendaratan, di mana hembusan angin yang kuat dengan intensitas 16 hingga 17 (sangat kencang) mungkin terjadi.
Kini, tidak sedikit masyarakat yang mulai mempertanyakan apakah ada kemungkinan meliburkan aktivitas sekolah dan bekerja?
Menanggapi pertanyaan di atas, pakar CWA, Chang Chun-yao (張竣堯), mengatakan bahwa wilayah utara Miaoli dan timur Taiwan, akan mengalami terpaan hujan dan angin terkuat, kawasan ini termasuk Keelung, Taipei, New Taipei, Taoyuan, Hsinchu, Miaoli, Yilan, Hualien, dan Taitung.
Dengan demikian, kemungkinan aktivitas sekolah dan bekerja diliburkan dari 9 kabupaten dan kota di atas, akan cukup tinggi.
Tentunya, kepastian dari penangguhan aktivitas sekolah dan bekerja akibat taifun, masih harus menunggu dan merujuk pada keputusan dan pengumuman dari pemerintah daerah masing-masing.