(Taiwan, ROC) —- Depresi tropis TD22 diperkirakan akan menguat menjadi taifun "Krathon" paling cepat hari ini. Taifun ini diperkirakan akan berada paling dekat dengan Taiwan pada hari Selasa (1/10) dan Rabu (2/10).
Pakar klimatologi Wu De-rong (吳德榮) menunjukkan bahwa depresi tropis bergerak ke barat daya menuju perairan timur laut Luzon dan terus menguat, diperkirakan akan berkembang menjadi taifun ke-18 tahun ini, taifun "Krathon".
Jalurnya akan bergerak ke barat daya terlebih dahulu, kemudian berbelok ke utara, bergerak ke utara di sepanjang laut dekat sisi timur Taiwan.
Ketidakpastian jalurnya masih besar, dan kemungkinan jalurnya akan lebih dekat ke Taiwan di masa depan juga tidak dapat dikesampingkan.
Wu De-rong melanjutkan bahwa karena taifun tersebut akan melewati wilayah laut dengan kandungan panas laut (OHC) yang tinggi dan geser angin vertikal yang kecil, maka kekuatan dari taifun tersebut akan mudah meningkat dengan cepat.
Simulasi yang ada saat ini menunjukkan bahwa intensitasnya akan mendekati ambang batas atas taifun sedang, bahkan ada kemungkinan akan lebih kuat.
Di lain pihak, menurut perkiraan jalur taifun saat ini oleh Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), angin dan hujan akan meningkat secara bertahap pada hari Senin depan (30/9).
Angin dan hujan akan mencapai puncaknya pada hari Selasa (1/10) dan Rabu (2/10), dan baru akan mereda pada hari Kamis (3/10).
Wilayah utara dan timur Taiwan akan terkena dampak paling besar, dengan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan bencana di daerah pegunungan timur laut. Wilayah tengah dan selatan akan relatif tidak terpengaruh karena terhalang oleh barisan pegunungan.
Namun, jika jalur topan lebih dekat ke Taiwan, angin dan hujan di berbagai tempat akan meningkat, dan ancamannya akan lebih besar. Oleh karena itu, pemantauan ketat terhadap taifun ini sangat diperlukan, dan persiapan menghadapi taifun harus dilakukan sedini mungkin.