(Taiwan, ROC) --- Ikan oarfish, yang juga dikenal dengan sebutan "ikan gempa bumi" kembali muncul. Pekan lalu, seorang pemancing di lepas pantai utara Australia secara tidak sengaja menangkap ikan oarfish sepanjang 3 hingga 4 meter.
Foto ikan tersebut diunggah ke Facebook dan menarik ribuan orang untuk melihatnya karena bentuknya yang aneh dan legenda yang melekat padanya. Banyak yang penasaran, "Mungkinkah ini pertanda buruk?".
Dilansir dari media Daily Mail, Kapten Curtis Peterson dari Tiwi Islands Adventures sedang memancing pada suatu malam di Pulau Melville, Australia utara. Dalam aktivitas memancing tersebut, Curtis Peterson beserta satu rekannya secara tidak sengaja menangkap ikan oarfish sepanjang 3 hingga 4 meter. Keduanya pun berfoto bersama sambil mengangkat ikan tersebut.
Program televisi Australia, Fishing Australia TV, mengunggah foto tersebut ke Facebook. Ikan oarfish yang jarang terlihat ini mengejutkan banyak pemirsa.
Tidak sedikit yang berkomentar bahwa mereka belum pernah melihat ikan seperti ini sebelumnya.
Beberapa warganet mengaitkannya dengan legenda ikan oarfish dan bertanya-tanya, "(Mungkinkah ini) pertanda buruk?".
Pekan lalu, seorang pemancing di lepas pantai utara Australia secara tidak sengaja menangkap ikan oarfish sepanjang 3 hingga 4 meter. 圖/YAHOONEWS
Ikan oarfish (Regalecus glesne) sering dijuluki "ikan gempa bumi". Ikan ini dapat tumbuh hingga panjang 10 meter dengan tubuh pipih berwarna perak dan sirip berwarna merah cerah. Mulutnya yang panjang menghadap ke atas dan dapat dijulurkan ke depan, menyerupai wajah kuda. I
kan oarfish tidak memiliki sisik, sirip punggungnya panjang, dan ciri khasnya adalah enam filamen seperti sirip di kepalanya dan sirip perut yang juga berbentuk filamen.
Ikan ini biasanya hidup di kedalaman 200 hingga 500 meter, bahkan hingga 1000 meter. Sebagai karnivora, makanannya terutama adalah ikan-ikan kecil.
Yang paling menarik adalah julukannya, "ikan gempa bumi", yang ternyata berasal dari sebuah legenda. Karena oarfish hidup di laut yang dalam, sehingga kemunculan dan penangkapannya jarang tercatat dalam sejarah.
Beredar mitos bahwa ikan oarfish muncul ke permukaan laut karena adanya perubahan geologis seperti gempa bumi. Oleh karena itu, kemunculannya dianggap sebagai pertanda akan datangnya gempa besar. Di luar negeri, ikan ini bahkan dijuluki "doomsday fish" karena banyaknya catatan yang mengaitkannya dengan bencana.
Ikan oarfish (Regalecus glesne) sering dijuluki "ikan gempa bumi". Ikan ini dapat tumbuh hingga panjang 10 meter dengan tubuh pipih berwarna perak dan sirip berwarna merah cerah.圖/YAHOONEWS
Namun, banyak ilmuwan menganggapnya sebagai mitos. Zachary Heiple, seorang kandidat doktor di Scripps Institution of Oceanography (SIO), berpendapat bahwa tidak ada hubungan antara ikan oarfish dengan gempa bumi.
Para peneliti di Universitas Kagoshima, Jepang, juga menerbitkan sebuah studi pada tahun 2019 yang menunjukkan tidak ada korelasi yang signifikan antara keduanya. Meskipun demikian, masih banyak orang yang mempercayai legenda tersebut.
Terlepas dari legenda tersebut, penangkapan ikan oarfish dalam keadaan hidup di Australia ini merupakan kejadian yang sangat langka.
Pakar perikanan Alex Julius mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dia mendengar tentang oarfish yang ditangkap dalam keadaan hidup, karena sebagian besar penemuan oarfish adalah dalam keadaan mati.