(Taiwan, ROC) – Guna memperbaiki reputasi buruk Taiwan yang dijuluki “Neraka Bagi Pejalan Kaki”, Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) Taiwan secara aktif melaksanakan berbagai proyek perbaikan infrastruktur, serta menerapkan langkah-langkah pengelolaan bagi bus besar. Menteri MOTC Chen Shih-kai (陳世凱) pada hari ini (26/9) menyatakan bahwa target kementerian tahun ini adalah mengurangi angka kematian pejalan kaki sebesar 7%, dengan fokus utama pada kelompok lansia yang lebih sering menjadi korban. Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang berfokus pada iklan internet dan ponsel, kali ini akan lebih banyak menggunakan iklan di televisi dan media cetak yang lebih sering diakses oleh lansia.
Tragedi naas yang baru-baru ini terjadi pada seorang mahasiswi Universitas Tunghai, Taichung, yang tewas terlindas bus saat menyeberangi zebra cross sontak memicu kembali kemarahan publik tentang “Neraka Bagi Pejalan Kaki”.
Dewan Transportasi Yuan Legislatif pada hari ini (26/9) mengundang Menteri MOTC Chen Shih-kai (陳世凱) untuk menyampaikan laporan khusus terkait upaya perbaikan keselamatan lalu lintas pejalan kaki. Direktur Keamanan Jalan Raya MOTC, Huang Yun-gui (黃運貴) melaporkan bahwa dari Januari hingga Juni tahun ini, tercatat 183 kasus kematian pejalan kaki, meningkat sebanyak 10 orang jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.
MOTC bersama dengan Kementerian Dalam Negeri secara aktif mendorong proyek senilai NT$40 miliar selama 4 tahun, bertajuk “Program Peningkatan Keamanan Pejalan Kaki Berkelanjutan”. Proyek ini memprioritaskan perbaikan di persimpangan jalan berbahaya dan area sekolah, dengan menargetkan total 799 persimpangan. Sebanyak 400 titik perbaikan diharapkan dapat selesai hingga akhir September tahun ini, dan seluruhnya akan rampung pada akhir tahun. Pemerintah bersama Biro Jalan Raya hingga tanggal 25 Agustus kemarin telah memperbaiki sebanyak 245 titik, sedangkan untuk perbaikan di sekitar sekolah, pihaknya telah menargetkan sebanyak 200 sekolah dan 44 sekolah sudah selesai diperbaiki.
Selain itu, hingga 25 Agustus tahun ini, sebanyak 5.130 titik lampu lalu lintas khusus pejalan kaki telah dipasang, dan 1.959 titik jalur penyeberangan telah diperbaiki.