(Taiwan, ROC) --- Hujan deras selama beberapa hari baru saja mereda, dan kini taifun diprediksi akan muncul kembali?
Pakar klimatologi Lin Te-en (林得恩) menunjukkan bahwa menurut hasil simulasi cuaca terbaru dari berbagai negara, kemungkinan ada gangguan tropis yang terbentuk pada hari Sabtu mendatang (28/9), dan kemungkinan berkembang menjadi taifun cukup tinggi, dengan kecenderungan bergerak menuju Taiwan.
Mantan Ketua Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), Cheng Ming-dean (鄭明典), menyampaikan bahwa sudah ada "pusat rotasi" dari dua tekanan rendah yang terbentuk di dekat Taiwan, dan efek Fujiwara* telah terjadi.
*Efek Fujiwara atau yang disebut juga Interaksi Fujiwara merupakan suatu fenomena yang terjadi ketika dua pusat pusaran badai siklon bergerak saling mendekati satu sama lainnya dan memperkecil jarak di antara masing-masing pusat pusaran tekanan rendah badai siklon.

圖/UDN
Melalui laman di Facebooknya, Lin Te-en menyampaikan bahwa simulasi cuaca dari berbagai negara, seperti NCEP Amerika, ECMWF Eropa, dan CMC Kanada semuanya memprediksi bahwa gangguan tropis akan terbentuk di lepas pantai timur laut Filipina sekitar tanggal 28 September mendatang, dan kemungkinan untuk berkembang menjadi taifun cukup tinggi.
Diprediksi bahwa pusat taifun tersebut akan berada sangat dekat dengan Taiwan pada sekitar 1 Oktober 2024.
Lin Te-en mengingatkan bahwa berdasarkan pengalaman sebelumnya, taifun yang terbentuk pada musim gugur sulit diprediksi. Ditambah dengan lokasi pembentukan taifun yang sangat dekat dengan Taiwan, maka masyarakat harus sangat waspada.
![]()
圖/UDN
Namun, ia juga menunjukkan bahwa lingkungan atmosfer saat ini masih dalam penyesuaian, dan masih banyak variabel dan ketidakpastian yang memengaruhi, sehingga perlu terus dipantau dan dievaluasi.
Di lain pihak, Cheng Ming-dean juga menerangkan bahwa menurut citra satelit saat ini memperlihatkan adanya "dua pusat rotasi" di dekat Taiwan.
Dia juga menunjukkan bahwa efek Fujiwara telah terjadi, dan interaksi antara dua tekanan rendah tersebut dapat memengaruhi cuaca Taiwan pada beberapa hari mendatang.