(Taiwan, ROC) -- Kementerian Pertahanan Daratan Tiongkok mengeluarkan pernyataan bahwa Informasi, Komunikasi dan Elektronik Angkatan Bersenjata, Kementerian Pertahanan Taiwan (Information, Communications and Electronic Force Command , ICEFCOM) melancarkan serangan siber kepada RRT, maka pihak RRT mengunci 3 orang Taiwan yang menjadi sasaran dalam penyelidikan, berkaitan dengan hal ini Kemenhan Taiwan membantah.
Perdana Menteri Cho Jung-tai(卓榮泰) pada hari Selasa ini (24/9) mengatakan, keamanan informasi sangat penting bagi negara, berkaitan dengan sebagian yang dikendalikan oleh masyarakat luar, maka Kementerian Pertahanan tengah melakukan menyelidikan, “semestinya adalah berita hoaks”, mereka sengaja menggunakan berita hoaks untuk menguasai Taiwan, maka seharusnya dibalas dengan tegas.
Kementerian Pertahanan RRT kemarin (23/9) mengeluarkan suatu pernyataan tentang organisasi peretas “Anonymous 64” adalah pasukan siber yang didukung oleh pasukan siber untuk Taiwan berdaulat, kerap kali melakukan serangan siber untuk kawasan Hongkong, Makau dan Daratan Tiongkok, ini menandakan tim pasukan komunikasi jaringan internet, bertanggung jawab untuk melakukan tugas-tugas seperti informasi pertahanan nasional dan pemeliharaan keamanan jaringan, untuk melindungi keamanan nasional dan pihak RRT menyampaikan bahwa konten tidak sesuai dengan fakta.
PM Cho Jung-tai pada hari Selasa ini (24/9) saat diinterpelasi dalam sidang Yuan Legislatif mengatakan, keamanan nasional sangat penting bagi negara, dalam menghadapi tuduhan dari masyarakat luar, Kementerian Pertahanan telah melakukan penyelidikan, ia beranggapan ini semestinya adalah informasi hoaks. PM Cho Jung-tai mengatakan,“Ini tentu bukan tuduhan seperti demikian, keamanan nasional bagi negara kami juga sangat penting, akan tetapi kami pun akan fokus untuk melindungi keamanan informasi, berkaitan dengan tuduhan dari masyarakat luar, Kemenhan telah menjalani penyelidikan, semestinya adalah informasi hoaks, yang menggunakan informasi hoaks untuk menguasai kita, dan kami akan memberikan balasan yang tegas.”