(Taiwan, ROC) -- Mahasiswa asal Taiwan yang bernama Kuo Yu-hsuan (郭宇軒) setelah masuk ke Daratan Tiongkok pada bulan Agustus 2024, dikabarkan menghilang beberapa hari. Dewan Urusan Taiwan Daratan Tiongkok kemarin (23/9) menyampaikan klarifikasi tentang Kou Yu-hsuan yang terlibat dalam penipuan, dan kini dalam penyelidikan oleh otoritas terkait.
Menteri Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) Chiu Chui-cheng(邱垂正) pada hari Selasa ini (24/9) saat menghadiri sidang interpelasi Yuan Legislatif tentang kebijakan umum menyampaikan, ia protes keras, setelah satu bulan Kuo Yu-hsuan masuk ke Shanghai, hingga masyarakat mulai memerhatikan kejadian ini, pihak RRT baru memberikan penjelasan Kuo Yu-hsuan ditahan, dengan kata lain Daratan Tiongkok tidak memberikan laporan tentang daftar nama orang-orang yang dicurigai, juga tidak memberitahu pihak keluarga Kuo Yu-hsuan, berkaitan dengan hal ini, pihak saya protes keras.
Menteri MAC Chiu Chui-cheng mengatakan, “Kami akan menekankan, apakah Mr. Kuo Yu-hsuan terlibat dalam pelanggaran kasus pidana mereka, kami juga telah meminta pihak RRT untuk memberikan kami rincian penjelasan, pada dasarnya memegang pada asas praduga tak bersalah sebagai jaminan bagi hak dan kepentingan hukum bagi yang bersangkutan. Lebih khusus menjelaskan, Mr. Kuo Yu-hsuan masuk ke Shanghai selama 1 bulan, hingga masyarakat Taiwan memerhatikan kasus ini, kemudian pihak RRT baru memberikan penjelasan bahwa Mr. Kuo Yu-hsuan ditahan, dengan kata lain pihak RRT tidak memberikan laporan kepada kami terkait nama orang yang ditahan, juga tidak memberitahu kepada pihak keluarga yang bersangkutan, dalam hal ini kami tegaskan ketidakpuasan kami.”