(Taiwan, ROC) --- Hujan deras melanda seluruh wilayah Taiwan, dengan intensitas curah hujan yang mendekati tingkat badai taifun. Hujan terutama mengguyur wilayah Taipei dan Selatan Taiwan.
Senin hari ini (23/9) seluruh Taiwan masih akan diguyur hujan. Baru pada hari Selasa, saat tekanan rendah menjauh, matahari akan kembali muncul. Namun demikian, hujan deras belum berakhir.
Cuaca cerah diprediksi hanya berlangsung satu hari dalam pekan ini. Pada hari Rabu mendatang (25/9), kelembaban udara akan kembali meningkat dan hujan akan turun hingga hari Minggu (29/9).
Pada sepanjang hari Minggu kemarin (22/9), hujan lebat mengguyur seluruh Taiwan dengan wilayah utara dan selatan Taiwan terdampak paling parah.
Pakar klimatologi di Taiwan, Lin Te-en (林得恩), melalui akun Facebook-nya mengunggah peta akumulasi curah hujan. Dalam gambar tersebut, seluruh Taiwan tampak seperti "palet warna-warni", terutama wilayah Kota Taipei dan selatan Taiwan yang tampak berwarna ungu pekat.

圖/CWA
Lin Te-en menyatakan bahwa dalam 24 jam terakhir, akumulasi curah hujan tertinggi tercatat di kawasan Pingxi, Kota New Taipei, yakni mencapai 426 mm, lalu disusul Ruifang, Kota New Taipei, dengan 412 mm.
Wilayah lain seperti Shuangxi, Wanli, Xizhi, Shiding di Kota New Taipei, serta Beitou di Taipei, Qidu dan Nuannuan di Keelung, juga mencatat akumulasi curah hujan melebihi 300 mm dalam 24 jam.
Senin hari ini (23/9), di bawah pengaruh tekanan rendah, masih terjadi hujan deras dengan durasi singkat. Hujan deras disertai petir akan turun secara sporadis di wilayah barat dan timur laut Taiwan. Sepuluh kabupaten dan kota akan mengalami hujan paling deras.
Lin Te-en menganalisis bahwa awan tebal membawa hujan di sore hari ini akan berkembang kembali.
Wilayah Hsinchu ke utara (Keelung, Taipei, New Taipei, Taoyuan), Yilan, Hualien, dan daerah pegunungan Miaoli, Taichung, Nantou, masih perlu mewaspadai hujan deras dengan durasi singkat, dan ada kemungkinan hujan lebat atau hujan sangat lebat secara lokal.