(Taiwan, ROC) --- Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyampaikan adanya tekanan udara rendah di perairan tenggara Taiwan yang berpotensi berkembang menjadi taifun.
Mengantisipasi hal ini, Pemerintah Kota Taipei melakukan simulasi curah hujan ekstrem, termasuk potensi terjadinya hujan deras seperti yang terjadi pada tahun 2004, yang dikenal dengan Peristiwa Hujan Lebat 911.
Di kala tersebut, terjadi curah hujan lebat mencapai hingga 600 milimeter di dataran rendah yang mengguyur selama 12 jam.
Kantor Penanggulangan Bencana Kota Taipei menyatakan bahwa tekanan udara rendah di tenggara Taiwan dapat berkembang menjadi taifun dan menyebabkan hujan lebat.
Daerah pegunungan Yangmingshan diperkirakan akan mengalami curah hujan mencapai 300 hingga 400 milimeter dalam 24 jam mendatang, dengan intensitas 40 hingga 60 milimeter per jam.
圖/LINETODAY
Pada Sabtu sore kemarin (21/9), Kantor Penanggulangan Bencana Kota Taipei telah mengeluarkan pemberitahuan kepada seluruh instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Taipei untuk bersiap menghadapi potensi peningkatan status siaga bencana berdasarkan prakiraan cuaca dan kondisi curah hujan terkini.
Seluruh unit penanggulangan bencana juga diminta untuk mempersiapkan personel dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana akibat hujan deras, beberapa instansi di Kota Taipei telah mengambil langkah-langkah pencegahan. Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Kantor Distrik Shilin dan Beitou telah membentuk tim tanggap darurat internal sejak Sabtu malam (21/9), pukul 20:00, untuk menangani kejadian darurat yang mungkin terjadi pada malam hari.
Otoritas Parks and Street Lights Office yang dinaungi Pemkot Taipei akan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor dan runtuhan batu.
Mereka juga telah melakukan inventarisasi daerah rawan tanah longsor, permukiman tua, dan lerengi, serta mempersiapkan evakuasi jika diperlukan.

圖/CNA
Selain itu, Dinas Sumber Daya Air Kota Taipei juga terus memantau ketinggian air sungai di Kota Taipei dan waktu pembukaan pintu air di hulu sungai. Mereka juga siap untuk memberikan peringatan dini evakuasi dan menutup pintu air jika diperlukan.
Kantor Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir bandang di daerah pegunungan dan sungai. Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai risiko tanah longsor dan runtuhan batu di daerah pegunungan.