(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 17 September 2024, ledakan pager yang digunakan oleh anggota Hizbullah terjadi secara massal di berbagai lokasi di Lebanon.
Akibat dari peristiwa ini, ada sembilan orang meninggal dunia dan lebih dari 2.800 orang terluka.
Media asing, The New York Times, mewartakan bahwa pager yang digunakan oleh anggota Hizbullah meledak secara massal di berbagai lokasi di Lebanon pada Selasa (17/9), menewaskan sembilan orang dan melukai lebih dari 2.800 orang.
Menurut para pejabat, bahan peledak yang terkandung dalam pager, sekitar 1 hingga 2 ons, ditanam di sebelah baterai setiap perangkat, bersama dengan sakelar yang memungkinkan untuk mengaktifkan waktu peledakan dari jarak jauh.
Mereka mengatakan bahwa sekitar Selasa sore, pukul 15:30 (waktu Lebanon), pager-pager tersebut menerima pesan, yang diyakini berasal dari kepemimpinan Hizbullah. Pesan tersebut kemudian memicu bahan peledak di dalam pager.

圖/經濟日報
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi sembilan orang, dengan sekitar 2.800 orang terluka, termasuk 200 orang dalam kondisi yang parah.
Sumber yang dekat dengan Hizbullah mengatakan bahwa di antara yang tewas adalah putra-putra anggota parlemen Hizbullah, Ali Ammar dan Hassan Fadlallah.
Pihak Iran menyampaikan bahwa Duta Besar mereka untuk Lebanon, Mojtaba Amani, termasuk di antara yang terluka dalam ledakan pager itu, meskipun ia dilaporkan dalam keadaan sadar dan tidak dalam kondisi kritis.
Amerika Serikat mengatakan tidak mengetahui atau terlibat dalam serangan pager massal terhadap anggota Hizbullah.
"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa Amerika Serikat tidak terlibat dalam hal ini, dan kami tidak mengetahui sebelumnya," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller pada konferensi pers. "Kami sedang mengumpulkan informasi."
"Kami akan mendesak Iran untuk tidak mengambil tindakan apa pun yang berupaya memanfaatkan insiden ini untuk meningkatkan ketidakstabilan atau meningkatkan ketegangan lebih lanjut di kawasan itu,"lanjut Matthew Miller.