(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 11 September 2024, seorang pria berkewarganegaraan Vietnam bermarga Hu (胡姓) usia 32 tahun, mendatangi seorang PMA pria asal Thailand sambil membawa pisau buah. Keduanya pun terlibat pertikaian yang berujung maut.
Hu mendatangi pria tersebut karena tidak terima, setelah ia mengetahui istrinya yang juga adalah warga asal Vietnam, berselingkuh dengannya.
Polisi menerima kemudian laporan dari rumah sakit dan dalam waktu 2 jam berhasil menangkap Hu di Distrik Longjing. Kasus ini diproses dengan pasal penganiayaan yang menyebabkan kematian. Jaksa penuntut juga telah mengajukan permohonan penahanan terhadap Hu.

Pisau buah yang digunakan Hu untuk melakukan penikaman ditahan oleh pihak kepolisian 圖/UDN
Berdasarkan hasil penyelidikan, pada saat kejadian, korban sedang berada di kediamannya di Distrik Xitun, dan terlibat perselisihan dengan seorang wanita berkewarganegaraan Vietnam bermarga Ruan (阮姓).
Suami Ruan, kemudian menyerang korban dengan pisau buah, menyebabkan luka di perut kiri korban. Korban sempat melarikan diri, tetapi dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Taichung.
Polisi berhasil menangkap pasangan suami istri asal Vietnam tersebut di Distrik Longjing pada pukul 15:00 di hari yang sama dan menyita barang bukti berupa sebilah pisau buah.
Diduga, suami Ruan mengetahui perselingkuhan istrinya dengan korban melalui telepon genggam, sehingga ia nekat mendatangi kediaman korban dengan membawa pisau buah.
Pihak kepolisian yang menangani kasus ini menekankan bahwa mereka tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan melanggar hukum. Mereka berkomitmen untuk memberantas kejahatan dan memastikan keamanan serta ketenangan hidup bagi seluruh warga.