Wu Gang Menebang Pohon Akasia
Konon, Wu Gang (吳剛) adalah seorang penebang kayu di dunia fana. Dia terobsesi untuk menjadi abadi, tetapi dia tidak pernah mau belajar dengan tekun. Hal ini membuat Kaisar Langit murka, dan dia pun memenjarakan Wu Gang di Istana Bulan.
Kaisar Langit berkata, "Jika kamu bisa menebang pohon Akasia ini, kamu akan dianugerahi keabadian."
Wu Gang pun menebang pohon itu tanpa henti, hari demi hari. Namun, setiap kali dia berhasil menebang sebagian pohon, pohon itu akan segera sembuh sendiri.

Legenda Wu Gang Menebang Pohon Akasia 圖/維基百科
Keinginan Wu Gang untuk menebang pohon Akasia tidak pernah tercapai. Maka, tidak peduli seberapa keras Wu Gang berusaha, dia tidak akan pernah bisa menebang pohon itu.
Ketika orang-orang mendongak ke langit dan melihat bayangan gelap yang bergerak-gerak di bulan, sebagian orang percaya bahwa itu adalah Wu Gang yang sedang menebang pohon Akasia. Sejak saat itu, kisah Wu Gang menebang pohon Akasia pun tersebar luas.
Baca juga: Legenda Festival Pertengahan Musim Gugur: Kisah Chang’e Terbang ke Bulan dan Kelinci Giok
Zhu Yuan-zhang Memulai Pemberontakan dengan Kue Bulan untuk Merebut Tahta
Tradisi makan kue bulan saat Festival Pertengahan Musim Gugur konon berasal dari Dinasti Yuan. Pada saat itu, rakyat jelata di Tiongkok Tengah tidak tahan lagi dengan pemerintahan brutal Dinasti Yuan dan banyak yang melakukan pemberontakan.
Zhu Yuan-zhang (朱元璋) pun menyatukan berbagai kekuatan pemberontak untuk mempersiapkan pemberontakan.
Akan tetapi, tentara istana melakukan pencarian yang sangat ketat, sehingga sangat sulit untuk mengirimkan pesan. Ahli strategi militer Liu Bo-wen (劉伯溫) kemudian muncul dengan sebuah rencana. Dia memerintahkan bawahannya untuk menyembunyikan secarik kertas di dalam kue. Kertas tersebut bertuliskan pesan, "pemberontakan akan dimulai pada malam hari tanggal 15 bulan 8".

Dia memerintahkan bawahannya untuk menyembunyikan secarik kertas di dalam kue. Kertas tersebut bertuliskan pesan, "pemberontakan akan dimulai pada malam hari tanggal 15 bulan 8". 圖/GOOGLE
Liu Bo-wen lalu mengirim orang untuk mengirimkan kue-kue ini ke berbagai pasukan pemberontak, memberi tahu mereka untuk memulai aksi pemberontakan pada malam hari tanggal 15 bulan 8.
Pada hari pemberontakan, semua pasukan menanggapi seruan itu, dan pemberontakan pun menyebar dengan cepat seperti api. Tak lama kemudian, mereka berhasil merebut ibu kota Yuan, dan pemberontakan pun sukses dilancarkan

Zhu Yuan-zhang (朱元璋) dengan kue bulannya 圖/MYSCHOOL HK
Mendengar berita itu, Zhu Yuan-zhang dengan gembira mengeluarkan dekrit lisan, yang memerintahkan bahwa pada Festival Pertengahan Musim Gugur yang akan datang, semua pasukan dan warga sipil akan merayakannya bersama, dan "kue bulan" akan dijadikan sebagai kue festival untuk diberikan kepada para pejabat.
Setelah itu, pembuatan "kue bulan" menjadi semakin berkembang, dengan varietas yang beragam, dan sering dijadikan hadiah tangan. Kebiasaan makan kue bulan saat Festival Pertengahan Musim Gugur juga telah diturunkan dari generasi ke generasi di kalangan masyarakat Tionghoa.