(Taiwan, ROC) – Kementrian Luar Negeri pada hari Kamis tanggal 4 September menjelaskan, bahwa pihaknya akan terus berupaya meminta pihak Forum Ekonomi Dunia atau WEF agar dapat memperbaiki kesalahan dalam penyebutan nama Republik Tiongkok, dimana WEF menggunakan nama Taiwan, Daratan Tiongkok.
Dalam laporan yang diberitakan oleh media, pihak WEF saat mengumumkan nama Republik Tiongkok telah menggunakan nama Taiwan, Daratan Tiongkok, sehingga hal ini dianggap telah mengerdilkan nama Republik Tiongkok sendiri.
Juru Bicara Kementrian Luar Negeri, Gao An, mengatakan bahwa pemerintah tidak dapat menerima kenyataan akan pengerdilan nama Republik Tiongkok, sehingga akan terus berupaya meminta instansi terkait untuk melakukan perubahan, guna mempertahankan harkat dan martabat negara. Sikap protes ini juga telah disampaikan oleh kantor perwakilan Republik Tiongkok di Jenewa, Swiss, kepada pihak WEF.