(Taiwan, ROC) -- Pemerintah Ghana mengumumkan, untuk mencegah penyelundupan maka harga cokelat akan dinaikan sebesar 45% pada musim tanam 2024/2025. Menteri Pertanian Ghana, Bryan Acheampong menyampaikan, kebijakan pemerintah kali ini untuk memperbaiki kehidupan para petani cokelat.
Berdasarkan harga terbaru cokelat yang dikeluarkan akhir pekan ini, satu kantong dengan berat 64kg cokelat dari harga US$132 dinaikan menjadi US$192 (sekitar Rp. 3 juta), sehingga harga jual dari ladang pertanian cokelat mencapai US$3.062/ton. Jika dibandingkan dengan harga musim panen terakhir tahun 2023/2024, harganya bertambah US$1.335/ton atau meningkat 129%.
Bryan Acheampong pada tanggal 11 September mengumumkan kebijakan ini dan mengemukakan kemungkinan kenaikan harga bisa mencapai 129,36%.
Ghana dan Republik Pantai Gading merupakan produsen cokelat terbesar secara global, tetapi panen belakangan ini kurang baik sehingga harga produk coklat di New York melambung tinggi bahkan melampaui US$7.000/ton.
Sementara petani-petani cokelat dari negara tersebut mendapatkan harga yang lebih rendah, untuk itu pemerintah setempat memberlakukan kebijakan harga baru.
Pakar beranggapan, menaikan harga produk pertanian dapat mengurangi peluang bagi negara perantara agar petani dapat kembali berinvestasi pada lahan penanaman cokelatnya, dengan demikian baru dapat memperbaiki masalah kekurangan pasokan global.