(Taiwan, ROC) – Dewan Urusan Daratan Tiongkok atau MAC, Yuan Eksekutif pada hari Rabu tanggal 3 September lalu menjelaskan bahwa hubungan antar selat telah berkembang menjadi bersistim, reguler, dan tidak akan dapat terpengaruhi oleh kasus tertentu yang terjadi. Untuk itu, pihak MAC menghimbau kepada ketua Kantor Urusan Taiwan atau GWYTB, Zhang Zhi-jun, agar dapat membahas hubungan stabil yang telah terjalin antar selat dan perkembangan perdamaian, dimana semua ini tidak akan dapat dipengaruhi oleh kasus tertentu yang bersifat individu yang terjadi.
MAC mengatakan bahwa sejak Presiden Ma Ying-jeou mulai memegang tampuk kepemimpinan, antar selat telah menandatangani 21 bentuk kesepakatan, dan hubungan antar selat Taiwan boleh dikatakan memasuki masa yang paling stabil dan damai selama kurun waktu 65 tahun terakhir. Hubungan antar selat sendiri juga telah berkembang menjadi bersistim, bersifat reguler dan tidak akan dapat dipengaruhi oleh kasus tertentu yang bersifat individu yang terjadi.
MAC menegaskan bahwa sebelumnya Presiden Ma juga sempat mengulas bahwa hubungan antar selat diibaratkan layaknya sebuah pohon besar, yang terus membutuhkan pemupukan dan perawatan agar dapat tumbuh tunas yang baru. Mantan Wakil Ketua MAC, Chang Hsien-yao, yang belum lama ini diduga terlibat dalam kasus pembocoran rahasia negara, kini telah memasuki tahap pengadilan. Pemerintah sendiri akan terus berupaya untuk mendorong berbagai bentuk pengembangan terkait hubungan antar selat yang damai, sehingga masyarakat di kedua belah pihak dapat turut serta menikmati kesejahteraan yang ada.
Ketua GWYTB, Zhang Zhi-jun, saat melakukan kunjungan ke Amerika pada hari Selasa tanggal 2 September lalu, saat ditanya oleh media perihal kasus Chang Hsien-yao, memberikan jawaban agar khalayak umum tidak turut serta memberikan penjelasan yang tidak bertanggung jawab atau memberikan dugaan yang tidak diperlukan terkait kasus tersebut.
Selanjutnya Zhang Zhi-jun menjelaskan bahwa hubungan antar selat yang damai pada dasarnya memang berkenan dengan kepentingan masyarakat kedua belah pihak. Selain itu juga sesuai dengan perkembangan jaman, sehingga hubungan antar selat dan perkembangan perdamaian yang telah tercipta, tidak akan terpengaruhi oleh permasalahan individu yang muncul.
Selain itu, terkait dengan kunjungan Zhang Zhi-jun ke Amerika, pihak Kementrian Luar Negeri pada hari Kamis tanggal 4 September menyebutkan bahwa pihaknya telah memiliki informasi yang lengkap mengenai kunjungan tersebut. Pemerintah sendiri juga akan terus menjalin hubungan yang erat dengan pihak Amerika, sehingga baik Kementrian Luar Negeri maupun kantor perwakilan setempat juga akan dapat terus memantau perkembangan yang terjadi.