(Taiwan, ROC) --- Taifun Yagi, yang disebut-sebut sebagai taifun terkuat di Asia tahun ini, telah menyebabkan kerusakan parah di Vietnam setelah mendarat pada tanggal 7 September 2024.
Banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh taifun tersebut telah menewaskan 179 orang, 145 orang hilang, dan hampir 800 orang terluka. Jumlah korban tewas dikhawatirkan akan terus meningkat seiring hujan deras yang masih terus mengguyur wilayah utara.
Di ibu kota Hanoi, ketinggian air Sungai Merah telah menembus 11 meter, yakni rekor tertinggi dalam 20 tahun terakhir, yang harus memaksa ribuan orang mengungsi dari dataran rendah.
Menurut laporan media BBC, hujan lebat yang terus berlanjut sejak taifun Yagi mendarat pada Sabtu pekan kemarin (7/9), serta dampak melemahnya taifun menjadi depresi tropis, telah menyebabkan kerusakan yang signifikan di Vietnam.

Taifun Yagi, yang disebut-sebut sebagai taifun terkuat di Asia tahun ini, telah menyebabkan kerusakan parah di Vietnam. 圖/CNA
Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam mencatat 179 orang tewas, 145 orang hilang, dan hampir 800 orang terluka, dengan korban terkonsentrasi di provinsi-provinsi pegunungan.
Sebagai tindakan pencegahan, beberapa wilayah di Vietnam telah mengalami pemadaman listrik. Sepuluh dari 30 distrik administratif di Hanoi telah mengeluarkan peringatan banjir, dan kota tersebut masih menghadapi risiko banjir.
Di wilayah utara Vietnam, lebih dari 124.500 hektar sawah dan 28.880 hektar lahan buah-buahan dan sayuran telah terendam banjir. Supermarket-supermarket lokal mulai meningkatkan pasokan produk pertanian dari selatan Vietnam untuk memenuhi kebutuhan.

Menurut laporan media BBC, hujan lebat yang terus berlanjut sejak taifun Yagi mendarat pada Sabtu pekan kemarin (7/9), serta dampak melemahnya taifun menjadi depresi tropis, telah menyebabkan kerusakan yang signifikan di Vietnam. 圖/UDN
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan barang kebutuhan pokok masih mencukupi.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa sebelum melanda Vietnam, taifun Yagi telah menewaskan 24 orang di selatan Tiongkok dan Filipina.